Page 431 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 431
diverifikasi, bahwa Islam telah sampai ke di wilayah Kepulauan maupun Dalam perkembangan kemudian Trengganu; Ahmad Gudang al-Patani
Champa sejak abad ke-pertama Hijriyah Semenanjung Malaya. pondok Patani mengirimkan lulusan yang mengajar di Siak Seri Indrapura;
dibawa utusan Khalifah Usman bin terbaiknya ke Haramayn. Mereka ini
Affan. Selanjutnya Kerajaan Champa Sebaliknya, peran ulama Indonesia kemudian terlibat dalam jaringan Memang ada juga klaim bahwa ulama
juga dilaporkan memiliki hubungan terus meningkat di wilayah Patani dan ulama Nusantara-Haramayn. Mereka asal Patani juga berkiprah di Betawi.
dengan Kerajaan Kutai Kartanegara, Champa. Karya-karya klasik ulama belajar bersama murid-murid Jawi Salah satu ulama yang diklaim berasal
sejak dari Abd al-Ra’uf al-Singkili, ‘Abd
Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Aceh. (ashab al-Jawiyyin) lain dengan guru- dari Patani adalah Ahmad al-Mirshad
al-Samad al-Palimbani, Muhammad guru yang relatif sama, memiliki isnad yang kemudian berputra Ahmad
Champa sendiri mengalami Islamisasi Arsyad al-Banjari sampai kepada Buya ilmiyyah yang sama. Marzuki al-Batawi.
lebih belakangan dibandingkan Hamka menjadi bacaan dan rujukan
banyak wilayah Nusantara. Ini terlihat utama para ulama Patani dan Champa. Sejumlah murid asal Patani yang Kampung Melayu Jakarta sering juga
dari riwayat yang menyatakan Putri Bahkan al-Qur’an dan Terjemahnya terlibat dalam jaringan ulama diklaim sebagai tempat sejumlah orang
Darawati yang sudah Muslimah terbitan Kementerian Agama RI juga kemudian menjadi ulama besar seperti Melayu asal Patani bermukim sejak
menikahi Kertawijaya, raja Majapahit masih jadi rujukan sampai sekarang. Daud bin Abdullah al-Patani (akhir paroan kedua abad ke-17. Figur yang
pada abad ke-15. Sedangkan para warga Jaringan ulama Patani terkait banyak abad ke-18-pertengahan abad ke-19). sering disebut dalam kaitan ini adalah
Champa sendiri secara massal memeluk dengan Pondok—lembaga pendidikan Tidak ragu lagi, Daud merupakan Wan Abdul Bagus (wafat 1716) yang
Islam pada abad ke-17 warga Champa tradisional Islam yang pada dasarnya ulama terbesar asal Patani yang karena keahlian dan kecakapannya
ketika wilayah Champadianeksasi sama dengan pesantren. Para ‘ulama menghasilkan banyak karya penting. dalam administrasi diangkat menjadi
Vietnam. Jadi, kaum Muslim Champa Patani yang terlibat dalam jaringan Tetapi, Daud al-Patani lebih memilih pegawai Kompeni Belanda sampai
selanjutnya terkonsentrasi secara ulama secara keseluruhan berasal menetap di Makkah daripada kembali lanjut usia. Tapi jelas ia bukan ulama.
internal mempertahankan keimanan- dari Pondok. Para ulama Patani dalam ke Patani.
keislaman di tengah kekuasaan para jaringan ulama sebaliknya merupakan Selanjutnya pada paroan kedua abad Mempertimbangkan gambaran yang
penguasa Budhis. Dilaporkan banyak faktor penting dalam pengembangan ke-19, salah satu ulama penting asal tidak utuh mengenai pemikiran dan
warga Champa Muslim hijrah ke Aceh dan penguatan Islam tradisional dan Patani Ahmad bin Muhammad Zayn kiprah ulama Patani di kawasan
dan Jawa untuk menyelamatkan diri dan sekaligus Pondok tradisional Patani. al-Patani dan Zayn al-Abidin bin Nusantara secara keseluruhan—
keimanan-keislaman. Muhammad al-Patani. Ia seangkatan di termasuk khususnya di Betawi—perlu
Tradisionalisme pondok Patani Haramayn dengan Nawawi al-Banteni
Karena itu, peranan ulama Patani mempunyai sejarah panjang. Kaum dan Ahmad Khatib al-Minangkabawi. penelitian lebih menyeluruh dan
dan Champa terhadap perkembangan Muslimin Melayu Patani mengklaim, mendalam. Penelitian ini tidak hanya
dan dinamika Islam Nusantara dapat pondok merupakan lembaga pendidikan Ahmad al-Patani mempunyai sejumlah merupakan studi sejarah etnografis,
dikatakan minimal. Peranan minimal itu Islam tertua di Nusantara, meski sumber- murid yang kemudian berkiprah di tetapi juga penelitian sejarah
terwujud terutama melalui naskah dan sumber sejarah umumnya menyebutkan, Nusantara pada awal abad ke-20; di intelektual ulama Patani beserta
karya ulama Patani yang sebagiannya Islam datang dan berkembang di wilayah antara mereka misalnya Muhammad jaringan keilmuan dan keulamaannya
juga menyebar di Nusantara, baik ini baru pada abad ke-16. Nur al-Patani yang menetap di di Nusantara.
418 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 419

