Page 433 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 433

Wacana Intelektualisme   Indonesia sendiri sering diremehkan dan   filologi ‘murni’ yang hanya terpusat pada   dan kajian yang mengintegrasikan

 Jaringan Ulama  diabaikan.  keaslian dan perubahan pada naskah   berbagai ulama itu, yang dalam dan satu
            tertentu, tetapi juga keterkaitannya    hal terkait melalui jaringan tertentu.
 Sejarah sosio-intelektual Asia Tenggara   Tak kurang pentingnya pendekatan   dengan naskah-naskah lain. Bahkan,   Sementara itu, terdapat pula sejumlah
 sejak 1990-an sampai sekarang kian   ini juga membukakan perspektif baru   kajian-kajian filologis juga mulai   studi yang lebih memusatkan perhatian
 berkembang. Sejak kajian rintisan   tentang dinamika sosial yang mengitari   menggunakan berbagai teori ilmu sosial   pada peran keagamaan dan politik
 penulis tentang sejarah sosial-intelektual   para ulama, yang dapat disebut sebagai   dan humaniora.  ulama tertentu dalam kurun tertentu
 jaringan ulama Nusantara dan Timur   ‘intelektual lama’ (old intellectuals’)   sejarah Nusantara.
 Tengah dalam abad XVII dan XVIII   sebagai bandingan dari ‘intelektual baru’   Perkembangan dalam kajian sejarah
 terbit pada 1992 dan 2004 semakin   (new intellectuals), yang pada gilirannya   sosial-intelektual ulama seperti itu,   Oleh sebab itu, sangat penting yang
 banyak kajian penelitian dan penulisan   mengungkapkan tentang interplay   jelas sangat memperkaya pengetahuan   menekankan salah satu aspek terpenting
 yang memusatkan perhatian pada   di antara pemikiran mereka dengan   tentang para ulama dan pemikirannya.   keulamaan, yakni tentang modus
 jaringan intelektual yang berpusat pada   lingkungan sosial, budaya, keagamaan   Pada saat yang sama sekaligus   wacana intelektual keagamaan dan
 sejumlah ulama terkemuka, baik di   dan politik yang ada. Atau sebaliknya   mengintegrasikan studi-studi yang   proses sosio-historis yang mereka
 tingkat internasional Dunia Muslim,   sekaligus memperlihatkan bagaimana   tetap saja masih relatif terbatas   tempuh dalam mewujudkan eksistensi
 regional misalnya di wilayah Asia   intelektualisme dan pemikiran   tentang biografi ulama (Ar. Tarjamah,   keulamaan mereka. Dengan begitu,
 Tenggara, Timur Tengah, Afrika Barat,   mereka mempengaruhi dinamika dan   tarajim; Ing, biographical dictionaries).   kita dapat melihat dinamika sosio-
 Afrika Timur, Asia Selatan, Asia Tengah,   perkembangan intelektualisme, wacana   Jika kajian biografi ulama Indonesia   intelektual ulama secara integratif dan
 maupun tingkat lokal seperti Aceh,   dan praksis sosial, budaya, keagamaan   dapat dikembangkan, akhirnya dapat   komprehensif.
 Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah,   dan politik kaum Muslimin secara   dihasilkan genre tabaqat atau tarajim,   Lebih dan itu, studi mendalam
 Sulawesi Selatan dan seterusnya.  keseluruhan.  yang lazim dalam historiografi Arab   dan komprehensif tentang ulama
            sejak masa awal Islam.                  Nusantara dalam hubungannya dengan
 Kajian-kajian seperti ini dengan   Kajian-kajian atas berbagai naskah
 pendekatan sejarah sosial-intelektual   Islam Kepulauan Nusantara dalam   Dengan demikian, kajian biografis ulama   pergumulan intelektual Islam secara
 tidak hanya membukakan perspektif   bahasa lokal tertentu dengan   juga penting. Tetapi kajian biografis,   global dapat mengungkapkan perspektif
                                                    lebih jelas tentang kaitan mereka dengan
 baru dalam ilmu sejarah, tetapi sekaligus   menggunakan pendekatan filologi   seperti lazimnya terlalu memusatkan   wacana intelektual keagamaan Islam
 juga mengungkapkan tentang warisan   yang sejak dasawarsa awal tahun 2010   pada ulama bersangkutan, sehingga   lebih luas. Dengan cara ini pula kita
 dan kekayaan intelektualisme Islam,   kian berkembang di kalangan sarjana   cenderung terlepas dan konteks sosio-  sekaligus dapat melihat hubungan
 khususnya di Asia Tenggara, Indonesia   dan peneliti Muslim Indonesia sendiri   intelektual yang mengitari mereka.   dinamika Islam di Nusantara dengan
 dan provinsi tertentu di tanah air.   memberikan kontribusi penting bagi   Padahal, sosok ulama lengkap dengan   perkembangan Islam di kawasan dunia
 Melalui kajian-kajian seperti ini dapat   pengetahuan lebih akurat tentang corak   pemikiran dan kiprahnya tidak imun   Muslim lainnya.
 terlihat ketinggian intelektualisme   dan dinamika intelektualisme Islam   dari pengaruh lingkungan sosial,
 Islam Indonesia yang oleh sebagian   Indonesia. Kajian-kajian filologis ini juga   budaya, keagamaan dan politik di sekitar   Tulisan ini merupakan usaha lanjutan
 Islamisis dan kalangan sarjana Muslim   kian berkembang; tidak lagi sekedar   mereka. Karena itulah perlu penelitian   dalam mengung kapkan pasang-surutnya



 420  Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   421
   428   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438