Page 147 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 147

Peta 14. Pulau-Pulau di Sekitar Natuna Selatan
                            Sumber: KITLV No.  KK 022-05-08

                            Pajak pertanian diberlakukan  untuk hal berikut ini.
                               1. Pungutan tahunan f 6-12  per ladang gambir di wilayah kesultanan menurut
                                  ukuran  besar  atau kecilnya  ladang.  Ladang gambir  yang  ada  tetap  terkena
                                  pungutan f 4,5 atau 6 per tahun per ladang gambir sesuai dengan ukuran kecil,
                                  sedang, atau besar.
                               2. Pungutan tahunan 15 sen per dusun atau kebun sagu di kerajaan ini tanpa
                                  peduli berapa pun luasnya.


                            Selain itu, pemerintah kolonial juga memungut pajak perseorangan  dengan perincian
                            sebagai berikut.
                               1. Pungutan 32 ½ sen dari setiap orang yang ingin meninggalkan kesultanan ini
                                  dan meminta surat izin jalan untuk itu.
                               2. Pungutan tahunan f 1 sampai  f 3 per  keluarga  (klamin) sesuai  dengan
                                  kemakmuran rumah tangganya, yang tinggal di pulau yang menjadi bagian
                                  dari Kepulauan Natuna, Anambas, dan Tambelan yang pada orang bumiputra
                                  dikenal dengan nama Pulau Tujuh.
                               3. Sewa  tanah  20 sen  sampai  f  1  per  bulan  sesuai  dengan  jumlah  keluarga
                                  dari semua orang timur asing yang tinggal di luar pangkalan pemerintah
                                  untuk mengelola  perdagangan  di  kesultanan  ini    terkecuali  di  Kampung


              130                                              Sejarah Wilayah Perbatasan  Kepulauan Natuna
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152