Page 152 - Final Sejarah Wilayah Perbatasan
P. 152

Peta 15. Pulau Bangka
                                                          Sumber: KITLV No. DC 43, 1 sheet 8

                 Demikian pula Kepulauan Tambelan dan Kepulauan Natuna berada pada jalur kapal-
                 kapal dari Laut Jawa ke Cina dan Jepang. Sejak terjadi perang antara Rusia dan Jepang,
                 sampai ketika armada Rusia berlayar ke Tsushima melewati laut Cina, pemerintah
                 kolonial Belanda apabila mengunjungi pulau-pulau ini selalu dijaga  oleh kapal perang.

                 Pada bulan Desember 1904  dan pada  Januari—Februari   1905  ketika armada
                 Rusia  sedang  berlayar  ke  Asia  Timur,  beberapa  kali  kapal-kapal  asing  terlihat di
                 Kepulauan Natuna, suatu armada empat kapal diduga milik Jepang berlabuh di Selat
                 La Place (Kepulauan Natuna Utara). Orang Rusia menghormati daerah ini. Armada
                 Rodjestwenski singgah di Kepulauan Anambas. Akan tetapi, mereka tetap bertahan
                 sekitar  10 mil  dari    darat.  Dengan  demikian,  jaraknya  masih  cukup  jauh  dengan
                 daratan.

                 Kapal  Rodjestwenski  kemudian  didekati  oleh  kapal  Zeegevecht yang mulai
                 meninggalkan Kepulauan Anambas.  Menurut berita,  armada Baltik itu sementara
                 hanya bisa mencapai Saigon, ibu kota Cochin China, yaitu sebuah pelabuhan laut



                 Mutiara di Ujung Utara                                                          135
   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156   157