Page 42 - E-MODUL REVISI OKE
P. 42

Atau dengan kata lain

                                                                            3
                                           = −2   − 3    dan    = −    .
                                                            3
                                                                               3
                                         1
                                                    2
                                                                     2
                                                                            5

                      Selanjutnya  dengan  mengambil     =     diperoleh  nilai-nilai
                                                                    3
                                                             3
                      variabel  lainnya,  yaitu     = −   ,  dan  solusi  sistem  persamaan
                                                      2
                                                             5
                      linear di atas adalah

                                                                                   9
                                                                   6
                                                      3
                                           = −2 −     − 3   =      − 3   = −   .
                                         1
                                                                                   5
                                                      5
                                                                   5

                      Dengan t adalah sebarang bilangan real.


                      1.3.3 Matriks Elementer
                          Perlu  diingat  kembali  bahwa  salah  satu  cara  mencari
                      penyelesaian         suatu      sistem      persamaan        linear      adalah
                      menggunakan  Eliminasi  Gauss-Jordan.  Tentu  saja  operasi  baris
                      elementer juga dapat dilakukan pada matriks identitas, misalnya
                      menukar letak dua buah baris sebagai berikut:


                                              1   0 0           0    0 1
                                                              13
                                         =  [0    1 0] →  [0         1 0] =    
                                                                                 1
                                       3
                                              0   0 1           1    0 0

                      Matriks yang dihasilkan dari melakukan satu kali operasi baris
                      elementer pada matriks identitas disebut matriks elementer, yang

                      dalam hal ini dinotasikan dengan    . Contoh matriks elementer
                                                                   1
                      yang lain adalah     dan     sebagai berikut:
                                                      3
                                             2

                                             1   0 0             2 0      0
                                                             (2)
                                                           1
                                        =  [0    1 0] →    [0 1           0] =   
                                                                                  2
                                      3
                                             0   0 1             0 0      1


                                                           41
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47