Page 50 - OPERASIONAL
P. 50

keluarga yang       Memiliki hutang   dan bisa dimasukan
                                                       mempengaruhi usaha   berlebih         sebagai simpanan
                                                       atau kondisi        Keluarga sakit,   setelah cukup satu
                                                       ekonominya          musibah           angsuran akan
                                                                           Kehilangan       dibayarkan sebagai
                                                                           pekerjaan         angsuran
                                                                           Adanya acara pesta     Merekomendasikan
                                                                           Anggota sakit    dilakukan penundaan
                                                                           Bencana alam atau   angsuran atau re-
                                                                           kondisi politik   schedulle loan
                           III    Tidak ada kemauan dan     Kondisi ekonomi     Analisa persetujuan     Kunjungan ke rumah
                                  kemampuan membayar   berubah setelah     pembiayaan kurang   anggota dan keluarga
                                                       anggota menerima    teliti             Melibatkan ketua
                                    (TIDAK MAU DAN     pembiayaan          Pembiayaan terlalu   kelompok dan ketua
                                  TIDAK MAMPU BAYAR)                       besar dibandingkan   center dalam proses
                                                                           kapasitas bayarnya   komunikasi dengan
                                                                           Anggota pindah   anggota
                                                                           rumah              Melakukan training
                                                                           Pinjaman diberikan   tentang analisa &
                                                                           kepada orang lain   monitoring kepada staf
                                                                                             agar tidak terjadi
                                                                                             kasus yang sama
                           IV     Tidak ada kemauan     Sengaja mangkir     Penyalahgunaan     Mencoba untuk
                                  membayar tetapi ada     Anggota tidak melihat   pembiayaan   menggali dan
                                  kemampuan membayar   manfaat ketika      Pembiayaan       memahami alasan
                                                       melanjutkan         digunakan untuk   yang sesungguhnya
                                   (TIDAK MAU TETAPI   pembiayaan di       membayar hutang     Melakukan
                                    MAMPU BAYAR)       KOMIDA              Anggota bohong   pendekatan secara
                                                                           selama proses     persuasif
                                                                           evaluasi           Melibatkan ketua
                                                                           Anggota menolak   kelompok, ketua
                                                                           membayar          center dan anggota
                                                                                             untuk berdiskusi
                                                                                             dengan anggota
                                                                                             tersebut


                   2.  Proses Penyelesaian masalah PAR 1 – 30 hari
                       Kebijakan ini mengatur lebih detail tentang bagaimana penanganan terhadap anggota yang
                       bermasalah  dengan  tunggakan,  yang  kita  sebut  dengan  delinquensy,  yaitu  ketika  anggota
                       tidak mampu atau mau membayar angsuran pada saat jadwal yang sudah disepakati.
                       Proses  ini  melibatkan  tim  di  kantor  cabang,  koordinator  cabang  dan  kantor  regional  yaitu
                       manager cabang, staf lapang, koordinator cabang dan manager regional.

                       Delinquensy Management dan Kebijakan Pemulihan Pembiayaan Bermasalah

                       a.  Data  yang  harus  sudah  ada  sebelum  melakukan  aksi  atau  kunjungan  ke  anggota  atau
                         kelompok yang bermasalah dengan angsuran.
                             Jumlah hari/minggu jumlah tunggakan
                             Jumlah total oustanding yang tertunggak
                             Jumlah angsuran yang tertunggak
                             Karakter atau sifat anggota selama menjadi anggota
                             Karakter atau sikap kelompok selama ini
                             Alasan munculnya masalah
                             Lama anggota tersebut menjadi anggota KOMIDA
                             Performance atau catatan prestasi pembiayaan anggota
                             Jenis pembiayaan yang bermasalah (umum, mikro bisnis, pendidikan, sanitasi, arta
                              atau yang lainnya)
                             Jenis usaha/bisnis anggota
                             Keadaan keluarga anggota
                             Kondisi wilayah di mana anggota tersebut tinggal

                         Dua aspek yang benar-benar harus dipahami adalah kemauan dan kemampuan anggota
                         terhadap pembiayaan tersebut.

               SOP Operasional 2017
                                                                                                        49
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55