Page 292 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 292

Keesokan harinya suamiku mendapatkan kontrakan. Aku
             diajak  melihat  lokasinya.  Jaraknya  cukup  jauh.  Tujuh
             kilometer  dari  pusat  kota.  Jauh  dari  toko,  warung,  bahkan
             jauh  dari  tetangga.  Tak  ada  tukang  sayur.  Sejauh‐jauhnya
             memandang  yang  terhampar  hanyalah  ladang.  Tak  banyak
             pepohonan  di  sekitar.  Panas  matahari  langsung  menerpa
             rumah dari berbagai sisi.
                                         ***
                 Pada Januari 2011 mamak membutuhkan uang Rp40 juta
             untuk  biaya  kuliah  adik  Sisil.  Mamak  meminta  kepada  Sisil,
             tapi dia tidak ada uang sebanyak itu.
                 “Masa kamu kuliah, adikmu tidak. Adikmu itu laki‐laki. Dia
             mau kasih makan anak orang. Kalau tak kuliah bisa kerja apa?
             Kamu  mau  adikmu  jadi  kuli?”  Mamak  mencecarnya  dengan
             pertanyaan beruntun.
                 Bahkan dia disuruh meminjam uang di bank. “Bukannya
             Sisil tak mau, Mak, tapi Sisil tahu kalau meminjam di bank itu

             riba. Sisil takut berdosa kepada Allah.”
                 “Kok sok suci, yang meminjam di bank bukan hanya kamu
             saja. Banyak. tetangga kita yang PNS juga melakukan hal yang
             sama. Tak ada orang yang mau memberi kita uang sebanyak
             itu, yang mau hanya bank. Kamu hanya perlu memasukkan SK
             saja. Gampang ‘kan?”
                 “Memang gampang, Mak, tapi itu dosa besar.”
                 “Tak patuh pada Mamak juga dosa besar. Kamu mau?”
                 “Tentu  tidak,  Mak,  tapi  kalau  perintah  Mamak  untuk
             bermaksiat pada Allah tentu Sisil juga boleh tak patuh.“
                 “Kamu  tak  bisa  membahagiakan  Mamak,  ya?”  mamak
             membentak sambil membelalakkan mata.


             280 | 80 Cerpenis MediaGuru
   287   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297