Page 37 - MAJALAH 72
P. 37

ANGGARAN

            DPR NILAI STIMULUS                                               saat ini terlambat dalam


                                                                             pencairannya, misalnya saja, Deputi
                                                                             Menko Perekonomian bidang
            INFRASTRUKTUR GAGAL                                              Infrastruktur dan Pengembangan
                                                                             Wilayah Bambang Santono berjanji
                                                                             akan mencairkan pada Bulan Maret
                                                                             atau paling lambat April lalu. Namun
                                                                             janji tinggal janji, meskipun stimulus
            Pada tahun 2009 ini, guna mengenjot pertumbuhan                  telah disetujui oleh DPR pada bulan
            ekonomi Indonesia dan mengurangi dampak krisis global,           Februari 2009 lalu, namun hingga
            DPR bersama Pemerintah akhirnya meluncurkan program              akhir Bulan Juni 2009, dana stimulus
            stimulus sebesar Rp 73.3 Triliun, pada sektor infrastruktur      infrastruktur belum kunjung
            pemerintah mendapat jatah belanja Infrastruktur senilai Rp       cair. Anehnya lagi pemerintah
            12.2 Triliun.                                                    menganggap terlambatnya pencairan
                                                                             stimulus menjadi berkah buat
                                                                             bangsa Indonesia. Karena pencairan
                     timulus infrastruktur yang   Negara PPN/Kepala Bapennas   anggran belanja negara pada kuartal
                     diluncurkan dianggap   Paskah Suzetta                   terakhir dapat menjadi pendorong
                                               Terkait dengan program stimulus,
                     sebagai “Obat mujarab”    T T er kait dengan pr ogr am stim ulus,    pertumbuhan ekonomi sepanjang
                     dalam menyelesaikan    Bappenas sendiri memang berlaku
            Spermasalahan bangsa            sebagai pengawas program stimulus   tahun 2009
                                                                               Dampak Keterlambatan
            seperti mengatasi pengangguran   infrastruktur ini. Monitoring akan   belanja infrastruktur menyebabkan
            dan kemampuan menyerap tenaga   dilakukan setiap bulannya untuk   terhambatnya proyek padat karya
                                                                                           ek pa
                                                                                               dat kar
                                                                                                     ya
                                                                               hambatn
                                                                             ter
                                                                                      ya pr
                                                                                          y
                                                                                         o
                                            melihat pen
                                                                  ann
                                                                     ya
                                                       er
                                                        apan anggar
                                                      y
                           ri
                            n
                             t
                         m
                        e
                          e
                              a
                                     k
                                    a
                                      i
                                       i
                                      n

                               h
                                m
                                   y
                                  e
               a
            k

               j
            kerja bahkan Pemerintah meyakini   melihat penyerapan anggarannya     yang dapat menyerap tenaga
             e
              r
                 b
                     n
                    a
                       P

                  a
                  h
                   k
            stimulus akan dapat menyerap    apakah sudah sesuai target atau   kerja banyak sehingga Bapennas
            1-3 juta tenaga kerja di lapangan.   belum.                         memprediksikan angka
            Baru-baru ini, guna meningkatkan   Rasa                                pengangguran di Indonesia
            efektifitas anggaran, pemerintah   optimisme dari                       akan meningkat diatas
            telah memaksa Kementerian yang   Pemerintah                              8 persen dari jumlah
            mendapat jatah infrastruktur agar   ternyata                             angkatan kerja. Angka ini
            dapat menyerap penuh dana tersebut   sangat
            hingga akhir 2009 nanti.        berbeda
               Pemerintah mengancam jika    dengan
            ada Kementerian atau lembaga dan   kondisi
            daerah yang tidak dapat menyerap   real di                                Wakil  Ketua  Panitia
            stimulus hingga akhir 2009 akan   lapangan,                              Anggaran Harry Azhar Aziz
            terkena sanksi pemotongan anggaran   stimulus
            yang diberikan.
               “Nanti tiap bulan akan
            kami sampaikan
            perkembangannya
            kepada Presiden,
            stimulus mulai
            jalan 18
            Maret dan
            kita akan lihat
            efevtivitasnya
            satu bulan
            setelah itu,”
            tutur
            Menteri
                                                                               PARLEMENTARIA TH. XL NO. 72
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42