Page 38 - MAJALAH 72
P. 38

ANGGARAN



            melebihi prediksi sebelumnya yang   selama ini menjadi salah satu
            sebesar 7-8 persen.             penyebab ekonomi biaya tinggi yang   DIPA Belum Selesai
               Menurut Bapennas, kenaikan   akhirnya dapat melemahkan daya     Menurut Departemen Keuangan,
            angka pengangguran juga disebabkan   saing                       lambannya pencairan anggaran
            krisis global dan lambatnya        Menurut Ketua APINDO          Stimulus disebabkan penyelesaian
            realisasi stimulus infrastruktur yang   Sofyan Wanandi, selama ini   Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran
            direncanakan oleh pemerintah.   masih banyak kemacetan yang      (DIPA) tambahan untuk stimulus
               Beberapa proyek infrastruktur   menyebabkan high cost economy   infrastruktur belum juga selesai.
            akan tersebar berbagai kementerian/  dan juga adanya keterbatasan   Dirjen Perbendaraan Depkeu
            lembaga seperti Departemen      pasokan listrik. “Jika infrastruktur   Herry Purnomo menerangkan
            Pekerjaan Umum, Departemen      tidak dibenahi maka lambat laun   Depkeu belum menerima pencairan
            Perhubungan, Departemen         daya saing Indonesia akan menurun   DIPA guna membiayai proyek yang
            Pertanian, Departemen Kelautan   dan investor tidak mau datang   masuk dalam program stimulus.
            dan Perikanan, Kementerian Daerah   apabila jalan macet, listrik terbatas   Sebelumnya juga Ketua
            Tertinggal, Departemen Komunikasi   atau pelabuhan penuh,”papar Sofyan.  Komisi XI DPR Hafiz Zawawi
            dan Informasi, serta Kementerian   Berdasarkan IMD, lembaga      meragukan pencairan paket stimulus
            Perumahan Rakyat.               pendidikan bisnis di Swiss,      infrastruktur dapat dilakukan
               Seperti kita ketahui, mayoritas   menyebutkan daya saing global   pada 18 Maret 2009 ini. Dirinya
            Kalangan ekonomi menginginkan   perekonomian Indonesia mengalami   memperkirakan pencairan stimulus
            adanya perbaikan infrastruktur   peningkatan signifikan dibandingkan   senilai Rp 12,2 triliun baru akan cair
            dan birokrasi. Bahkan hambatan   negara-negara lainnya. Peringkat   pada April. Namun hingga akhir Juni
                                                         nesia naik dar
                                              ya saing Indo
                                                                    i ur
                                                                      utan
                                                                             anggaran stimulus belum kunjung
            infrsatruktur                   daya saing Indonesia naik dari urutan     anggar an stim ulus belum kunjung
                                            da
                                            ke-51 pada tahun 2008 menjadi    cair.
                                              ke-42 tahun ini. Penelitian daya   Menanggapi secara terpisah,
                                               saing global oleh IMD dilakukan   Wakil Ketua Panitia Anggaran
                                                oleh 57 negara. Terdapat empat   Harry Azhar Aziz bahkan menilai
                                                kategori yakni kinerja ekonomi,   program stimulus infrastruktur
                                                 efisiensi pemerintah, efisiensi   pemerintah pada tahun 2009
                                                  dunia usaha dan kondisi    gagal. “Indikatornya sudah terlihat
                                                  infrastruktur.             hingga empat bulan dari Februari
                                                                             diluncurkan dana stimulus
                                                                             infrastruktur sebesar Rp 12.2 Triliun
                                                                             belum jalan realisasinya,”tegasnya.
                                                 Andi Rahmat (PKS)             Harry menegaskan, pemerintah
                                                                             harus mempertimbangkan rencana
                                                                             stimulus tahun depan. Menurutnya,
                                                                             wacana yang berkembang di
                                                                             DPR, yaitu dana stimulus 2010
                                                                             harus dilebur dalam anggaran
                                                                             kementerian dan lembaga sehingga
                                                                             penggunaannya langsung
                                                                             menyatu dengan proyek
                                                                             yang ada.
                                                                               Dia menambahkan,
                                                                             melalui cara ini maka
                                                                             lembaga pemerintah
                                                                             akan
















                    PARLEMENTARIA TH. XL NO. 72
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43