Page 195 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 195

Ahmad Nashih Luthfi


                         Tabel 11. Nama-nama Dosen yang Dicopot dan/atau
                             Dikeluarkan dari IPB tahun 1965 35

                No      Nama       Posisi di IPB  Afiliasi yang  Keterangan
                                     saat itu  dipersangkakan
                 1   Kampto Utomo    Rektor       MMB       Direhabilitir segera
                 2      Ahyani      Pembantu                     Sda
                                     rektor

                 3       Hidir      Pembantu   Kader Nasakom     Sda
                                     rektor
                 4      Darmadi      Asisten      MMB             -
                                     Kampto
                                     Utomo
                 5      Suhaedi      Dosen     Kader Kotrar    Direhabilitir
                 6   Sugeng Sudijatso  Dosen      CGMI
                 7    Sutomo Brojo   Dosen     CGMI/ GMNI      Direhabilitir
                 8      Suleman      Dosen     Ketua Kesatuan     -
                       Krisnandhi             Buruh Marhaenis
                                                (KBM)-IPB
                 9   Hendro Suwarno  Dosen        CGMI            -
                                    Peternakan
                10     Sjamsoe’oed            CGMI dan HMI   Segera dikirim ke
                        Sadjad                              Amerika, direhabilitir
                11   Gunawan Wiradi  Dosen     Mantan GMNI,  “Direhabilitir” dengan
                                    Peternakan  CGMI,dan Ketua  cara dianugerahi gelar
                                                Senat IPB   Dr. HC. oleh IPB, 45
                                                             tahun kemudian
                                                                (2009)

                   Dicopotnya para dosen IPB tersebut sering dikaitkan dengan
               afiliasi organisasi mereka sebelumnya, meski juga tidak jelas
               alasan sebenarnya. Tidak ada tuduhan hitam di atas putih
               terhadap mereka. Saat itu fitnah memfitnah demikian hebatnya,
               satu sama lain melontarkan tuduhan. Mengutip penjelasan
               Sajogyo,
                   “Tim rektor yang saya pimpin tidak pernah diperiksa. Sebab saya
                   mengundurkan diri, jangan sampai nanti malah menjadi tegang.
                   Tapi setelah itu kok malah sampai fakultas-fakultas saling men-
                   jatuhkan, saya malah ikut melerai. Kok kita ini seperti diadu dom-
                   ba.”




                   35  Wawancara dengan Gunawan Wiradi, Bogor, 21 April 2008, dan wa-
               wancara dengan Sajogyo, op.cit.
               142
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200