Page 204 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 204

Melacak Sejarah Pemikiran Agraria


               dengan modernisasi dan mekanisasi.  54  BIMAS yang disebut
               dengan BIMAS “Gotong Royong” ini dibiayai dan dilaksanakan
               oleh perusahaan asing seperti CIBA, Hoechst, Mitsubishi, dll.
               Sebagai pilot project-nya diujicobakan penanaman benih baru di
               20.000 ha sawah di Daerah Istimewa Yogyakarta pada pergan-
               tian musim tahun 1969/1970. 55
                   Pada tahun itu pula, 1968, SAE didukung Ford Foundation
               dan bekerjasama dengan Agriculture Development Council (A/D/C)
               melakukan penelitian atas pelaksanaan Revolusi Hijau tersebut.
               Kerjasama   A/D/C   dengan   SAE   bertepatan  dengan   awal
               penyebaran bibit unggul padi yang berasal dari IRRI Filipina. 56
               Kegiatan penelitian yang bersifat jangka panjang dan besar itu
               dikenal dengan proyek penelitian “Intensifikasi Padi Sawah”
               (IPS). Proyek ini dipimpin oleh A.T. Mosher. Pada periode inilah
               (1968-1972) dua buku A.T. Mosher menjadi pegangan utama,
               layaknya “kitab suci”, bagi peneliti SAE. 57


               5. Siapakah “rakyat” itu?: Kritik SAE terhadap Revolusi Hi-
                  jau
                   Meskipun menjadi bagian dari dan mendukung proyek awal
               pelaksanaan Revolusi Hijau dalam pembangunan pertanian
               Indonesia masa Orde Baru melalui keterlibatannya di SAE,
               Sajogyo justru merupakan orang pertama (terpublikasi tahun
               1974) yang melakukan kritik atas kebijakan tersebut. Kritik lain
               pertama kali dilontarkan oleh peneliti asing Richard Franke
               melalui disertasinya (1972), juga dikerjakan di bawah payung
               kerjasama SAE proyek IPS. 58


                   54  Lihat Francis Wahono, “Dinamika Ekonomi Sosial Desa sesudah 25
               tahun Revolusi hijau”, majalah Prisma, Maret 1994, hal. 3, dan
                   55  David Penny, “The Agro-Economic Survey of Indonesia: an Appre-
               ciation”, Jurnal Indonesia, no II, April 1971, hal 125
                   56  Goenawan Mohamad, dkk., loc.cit.
                   57  Gunawan Wiradi, “Aspek Metodologi dalam Pengembaraan Ilmiah Prof.
               Dr. Ir. Sajogyo”, dalam M. T. Felix Sitorus, dkk. (Ed.), Memahami dan menang-
               gulangi Kemiskinan di Indonesia, Prof. Dr. Sajogyo 70 Tahun (Jakarta: Gramedia,
               1996), hal. 21.
                   58  Ibid.
                                                                        151
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209