Page 252 - Melacak Sejarah Pemikiran Agraria Indonesia Sumbangan Pemikiran Mazhab Bogor
P. 252
Melacak Sejarah Pemikiran Agraria
segi spiritual, Sekolah Arjuna adalah gabungan antara agama dan
kejawen. Namun ia adalah wadah perjuangan, menggembleng
kader pejuang kemerdekaan. 15 Perubahan orientasi terhadap
pemerintah Hindia Belanda terkait dengan konteks waktu dan
tempat di mana Sekolah Arjuna hadir.
Di Sekolah Arjuna, Gunawan Wiradi diajari pencak silat,
menari, menggambar, berhitung, bahasa Belanda, dan lain-lain.
Bersama satu kawannya, Gunawan Wiradi pernah diajak gurunya
ke societeit untuk mempelajari tarian aliran Mangkunegaran. Se-
bagai sekolah theosofi, Timur dan Barat adalah dua titik pijak
yang ingin dipertemukan. Di sekolah itu pula semangat cinta
tanah air diajarkan. Selain melalui cerita pewayangan yang
diajarkan di kelas dan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”,
sebelum dimulai pelajaran para murid mengucapkan “Sumpah
Arjuna”, dan menyanyikan lagu “Arjuna Mars” sebagaimana yang
dihafal oleh Gunawan Wiradi,
“Arjuna tengah saudara, kelima dalam hidup
Arjuna traju berupa, timbang orang sebut
Arjuna tetap bersabda, keluar tak tercabut
Arjuna adil jauh alpa, kutiru lagi kuturut.
Reff: Marilah kita kumpul, saudara tua muda
Rapat kita bergaul, bercekcok tak berguna
Marilah kita susun kemajuan alam dunia
Banyak pun beban teruslah pikul
Tenagamu faedah nyata
Rakyat mulya punya parool 16
Petani mulya rakyatnya makmur
Rakyat mulya punya parool
Ibu kita Indonesia.” 17
Olah fisik diajarkan dengan maksud menjaga diri dan
melawan kejahatan. Ini pula yang membedakan Sekolah Arjuna
dengan sekolah Taman Siswa yang mengedepankan ahimsa. Satu
cerita yang tak luput dalam ingatan. Suatu ketika Gunawan
15 Wawancara via telepon dengan Gunawan Wiradi, 20 Mei 2009.
16 Parool: bahasa Belanda, artinya cita-cita.
17 Wawancara via telepon, loc.cit. Tulisan teks lagu ini diperiksa langsung
oleh Gunawan Wiradi.
199

