Page 220 - Art of Ericksonian Hypno
P. 220
The Art of Ericksonian Hypnosis: Prinsip-Prinsip Mendasar dan Penerapannya
penyelesaian masalah dalam keseharian dan juga dalam terapi. Hipnoterapi, secara
khusus, bergantung kepada keberhasilan pemanfaatan proses bawah sadar
semacam itu untuk memfasilitasi respons terapetik.
11. Double bind
Dalam pengalaman sehari-hari kita kadang, atau mungkin sering, terperangkap
dalam keadaan yang menghadapkan kita pada alternatif-alternatif yang tidak
menyenangkan. Karena itu kita menghadapi konflik di mana kita ingin
menghindari semua alternatif, tetapi itu tidak memungkinkan karena kita harus
membuat pilihan. Dalam situasi semacam ini kita biasanya memilih yang tingkat
keburukannya lebih kecil. Sebaliknya, kita juga lazim menghadapi keadaan di
mana kita ingin mendapatkan semua dari alternatif-alternatif yang ada. Tetapi kita
tetap harus memilih karena kita tidak mungkin mendapatkan semuanya.
Double bind adalah sugesti yang disodorkan dengan mempertimbangkan
keterikatan semacam itu, di mana kita harus memilih satu dari sejumlah alternatif
yang tidak menyenangkan, atau memilih satu sementara kita menginginkan semua.
Milton Erickson biasa mengajukan pertanyaan seperti berikut:
Apakah anda lebih suka memasuki trance sekarang atau nanti? Apakah
anda akan memilih memasuki trance dengan berdiri atau berbaring?
Apakah anda akan memilih memasuki trance ringan, medium, atau deep
trance?
Pasien memiliki kebebasan untuk menentukan pilihannya, tetapi
sesungguhnya itu pilihan semu sebab ia diikat dalam hanya satu pilihan, yakni
trance. Hanya ia bebas menentukan waktunya, bagaimana posisinya, dan jenis
trance yang ia pilih.
Double bind bisa sangat memukau ketika kita menggunakannya dengan
menyodorkan konsep pikiran sadar dan bawah sadar. Meskipun kita tidak bisa
mengendalikan bawah sadar, namun double bind ini bersandar pada kenyataan
bahwa kita dapat menerima pesan secara sadar untuk memicu proses bawah sadar.
Double bind “sadar-bawah sadar” dirancang untuk memangkas keterbatasan
pemahaman dan kemampuan sadar kita. Respons apa pun dari sugesti berikut ini,
sebagai contoh, menghendaki pasien untuk melakukan pencarian internal di dalam
dirinya yang memunculkan proses bawah sadar dalam cara yang di luar kendali
kesadaran.
A.S. Laksana 220

