Page 451 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 451
meningkatkan risiko cedera (Burke et al. 2011). Dengan demikian, rekomendasi ini
merupakan strategi terpadu antara nutrisi dan latihan untuk mendukung kebutuhan
fisiologis dan performa atlet. Rekomendasi asupan energi dan nutrisi dapat dilihat
pada tabel 13 dibawah ini.
Tabel 12. Rekomendasi Asupan Energi dan Nutrisi Atlet Futsal (Usia ± 14)
Kebutuhan Karbohidrat Protein Lemak
No. Nama Atlet Energi (g/hari) (g/hari) (g/hari)
(kkal/hari)
1 Muhamad Harith Nasyat 2.322 364,38 99,38 88,33
2 Muhammad Islah Farid 2.720 460,63 125,63 111,67
3 Abizar Putra Listyanto 2.477 405,63 110,63 98,33
4 Ahmad Raihan 2.565 419,38 114,38 101,67
5 Narendra Dinesh Pratama 2.181 323,13 88,13 78,33
6 Faaza Fauzan A'ziiza 2.375 371,25 101,25 90,00
7 Hirzam Syabil 2.586 433,13 118,13 105,00
8 Icco Novan Ferdinand 2.281 343,75 93,75 83,33
9 Abdul Hafizh 2.286 343,75 93,75 83,33
10 Al Raffa Muhammad 2.404 378,13 103,13 91,67
11 Galuh Permata Priyadi 2.239 330,00 90,00 80,00
12 Muhammad Syekhan Mubarok 2.535 412,50 112,50 100,00
13 Muhammad Luthfi Haekal 2.638 446,88 121,88 108,33
14 Muhammad Jidar Jayadi 2.266 343,75 93,75 83,33
Sumber: AKG (2019); WHO/FAO/UNU (2004); Barbero-Álvarez (2008); Castagna
(2009); ACSM (2016)
Pada tabel 12 menggambarkan kebutuhan energi dan zat gizi makro
(karbohidrat, protein, dan lemak) dari 14 atlet bervariasi yang dipengaruhi oleh
berat badan, usia, jenis kelamin, serta tingkat aktivitas. Kebutuhan energi harian
berkisar antara 2.181 kkal hingga 2.720 kkal, dengan rata-rata sekitar 2.400–2.500
kkal, mencerminkan tingginya aktivitas fisik yang dilakukan. Kebutuhan
karbohidrat berada pada rentang 323–461 g/hari, sesuai rekomendasi 55–65%
energi harian atlet. Sementara itu, kebutuhan protein tercatat antara 88–126 g/hari,
sejalan dengan standar 1,6–2,0 g/kg BB untuk mendukung pemulihan dan
pertumbuhan otot. Lemak dibutuhkan sekitar 78–112 g/hari atau 25–30% dari total
energi, yang ideal untuk mendukung metabolisme jangka panjang. Secara
keseluruhan, distribusi kebutuhan gizi para atlet sudah seimbang dan sesuai dengan
pedoman nutrisi olahraga internasional, di mana karbohidrat menjadi sumber energi
34

