Page 528 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 528
BAB II
KAJIAN TEORI, TINJAUAN PUSTAKA, HIPOTESIS
A. Kajian Teori
1. Sejarah sebagai Identitas Bangsa
Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran strategis
dalam membentuk identitas, jati diri, serta karakter kebangsaan. Menurut
Sartono Kartodirdjo (1992), sejarah tidak hanya merekam peristiwa masa
lalu, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami proses terbentuknya
masyarakat dan bangsa. Dalam konteks pendidikan formal, sejarah juga
berfungsi sebagai wahana pendidikan karakter (Kochhar, 2008), karena
memberikan pelajaran moral dan nilai-nilai kebangsaan yang relevan
dengan kehidupan masa kini maupun masa depan.
2. StoryScan sebagai Inovasi Media Pembelajaran
Menurut Sadiman dkk. (2014), media pembelajaran dapat memperjelas
pesan, meningkatkan perhatian, serta mempermudah pemahaman konsep.
StoryScan hadir sebagai inovasi media yang menggabungkan media cetak
dengan teknologi digital melalui barcode atau QR code yang dapat dipindai
menggunakan ponsel. Dengan demikian, peserta didik dapat mengakses
ilustrasi, narasi suara, maupun informasi tambahan yang bersifat interaktif.
3. Teknologi untuk Pembelajaran
Menurut Munir (2017), teknologi pendidikan memungkinkan terciptanya
proses belajar yang lebih efektif, efisien, dan menyenangkan. Peserta didik
pada era digital cenderung lebih responsif terhadap media berbasis
teknologi karena sesuai dengan gaya belajar mereka yang visual, auditori,
dan kinestetik.
4. Pembangunan Pendidikan dan Relevansi Inovasi
Dalam kerangka pembangunan pendidikan, pemanfaatan teknologi
merupakan salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran (Tilaar, 2002). Inovasi seperti StoryScan tidak hanya
4

