Page 19 - Level B1_Isi APa yang lebih seru? SIBI.indd
P. 19

b

                                          I
                                     Bab III
                                     B
                                       a
                         Co b aa n
                                 P er t a m a





               “Huh!”
                  alu  menggerutu  sambil  menyentakkan  ritsleting
                Jjaketnya  ke  bawah  dengan  kasar.  Dia  lantas
               melempar jaket sembarangan.

                   “Euh,  kok  lempar-lempar.  Pamali  atuh,”  tegur
               Ambu.

                   Jalu  melirik Ambu. Wajah  Ambu  ditunjang  oleh





               hidungnya yang  mancung  dan garis  rahangnya yang




               tegas. Ia memakai motif  baju  kebaya yang  sudah  pudar.



               Namun, kesan bersih  teta  melekat. Tangannya terlihat


               tak berhenti menjalin bilah-bilah  bambu  menjadi


               anyaman, menambah  kesan bahwa Ambu  sangat  lincah





               dancekatan. Sementara, bibirnyamenyungging senyum.



                   Jalu  diam, tak menanggapi.  Dalam hati, Jalu





               bersyukur Ambu  tidak marah.  Dan memang, Ambu

               jarang  sekali marah.  Melihat  itu, Jalu  malah  berjalan


               mendekati jendela.

                                                     Bab 2    11
                                              Cobaan Pertama
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24