Page 26 - SALSA NABILA EVANDI
P. 26
14
yang diamati maupun tidak dapat diamati oleh interaksi manusia dengan lingungannya yang
terwujud dalam bentuk pengetahuan, sikap, dan tindakan. Perilaku secara lebih rasional
dapat diartikan sebagai respon organisme atau seseorang terhadap rangsangan dari luar
subyek tersebut. Respon ini terbentuk dua macam yakni bentuk pasif dan bentuk aktif
dimana bentuk pasif adalah respon internal yaitu yang terjadi dalam diri manusia dan tidak
secara langsung dapat dilihat dari orang lain sedangkan bentuk aktif yaitu apabila perilaku
itu dapat diobservasi secara langsung (Triwibowo, 2015).
2.3.1 Bentuk Perilaku
Perilaku menurut Notoatmodjo (2014) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Perilaku Tertutup (Covert Behavior)
Respon individu terhadap stimulus dalam bentuk terselubung atau tertutup (covert).
Respons terhadap stimulus ini masih terbatas pada perhatian, persepsi
pengetahuan/kesadaran, dan sikap yang muncul pada diri seseorang yang menerima stimulus
tersebut yang tidak dapat diamati dengan jelas oleh orang lain.
2. Perilaku Terbuka (Overt Behavior)
Respon individu terhadap stimulus berupa tindakan nyata atau terbuka. Respons
terhadap stimulus ini sudah jelas merupakan suatu bentuk tindakan atau praktik (practice)
yang dapat dengan mudah diamati atau dilihat oleh orang lain.
2.3.2 Proses Pembentukan Perilaku
Perilaku manusia sebagian besar merupakan perilaku yang dibentuk dan dipelajari.
Berkaitan dengan hal tersebut maka salah satu persoalannya adalah diperlukannya berbagai
upaya yang bertujuan dalam membentuk perilaku itu sesuai dengan yang diharapkan. Adapun