Page 44 - Kajian Akademik Kurikulum untuk Pemulihan Pembelajaran
P. 44

RANCANGAN KURIKULUM MERDEKA









                     patut dipelajari [peserta didik], namun   Fase E dan Fase F dipisahkan karena mulai
                     dapat membantu guru menerjemahkan       kelas XI peserta didik akan menentukan mata
                     standar ke dalam hal yang ingin dicapai   pelajaran pilihan sesuai minat dan bakatnya,
                     oleh guru [melalui pengajaran yang      sehingga struktur kurikulumnya mulai berbeda
                     dilakukannya], dan dengan memberikan    sejak kelas XI.
                     beragam hal yang perlu diperhatikan,
                     Taksonomi [Bloom] dapat memberikan      Dengan menggunakan Fase, suatu target
                     pandangan yang dapat membimbing         capaian kompetensi dicapai tidak harus dalam
                     guru dalam pembuatan keputusan          satu tahun tetapi beberapa tahun, kecuali di
                     tentang kurikulum.                      kelas X jenjang SMA/sederajat. Pengecualian
                                                             ini dilakukan karena struktur kurikulum di
               Anderson dan rekan-rekan (2001) melakukan     jenjang SMA/sederajat yang terbagi menjadi
               revisi terhadap Taksonomi Bloom dan secara    dua, yaitu kelas X di mana siswa mengikuti
               eksplisit menyatakan bahwa taksonomi          seluruh mata pelajaran, dan kelas XI-XII di mana
               tersebut relevan dan membantu untuk           siswa memilih mata pelajaran sesuai minat,
               digunakan oleh guru dalam pengembangan        bakat, dan aspirasi masing-masing. Struktur ini
               kurikulum di tingkat satuan pendidikan, bukan   akan disampaikan lebih mendalam pada bagian
               di level standar nasional. Taksonomi Bloom    terpisah dalam bab ini.
               berguna untuk “menerjemahkan standar” ke
               dalam istilah dan bahasa yang lebih konkrit   Rentang waktu yang lebih panjang ditetapkan
               dan operasional untuk digunakan sehari-hari.   agar materi pelajaran tidak terlalu padat dan
               Dengan demikian, dalam konteks kurikulum      peserta didik mempunyai cukup banyak
               nasional di Indonesia, Taksonomi Bloom relevan   waktu untuk memperdalam materi dan
               untuk digunakan guru dalam merancang alur     mengembangkan kompetensi. Fase-fase ini
               tujuan pembelajaran dan asesmen kelas.        diselaraskan dengan teori perkembangan
                                                             anak dan remaja dan juga dengan struktur
               Penggunaan Fase. Perbedaan lain antara KI-    penjenjangan pendidikan. Penggunaan istilah
               KD dalam Kurikulum 2013 dengan CP dalam       “Fase” dilakukan untuk membedakannya
               Kurikulum Merdeka adalah rentang waktu        dengan kelas karena peserta didik di satu
               yang dialokasikan untuk mencapai kompetensi   kelas yang sama bisa jadi belajar dalam fase
               yang ditargetkan. Sementara KI-KD ditetapkan   pembelajaran yang berbeda. Ini merupakan
               per tahun, CP dirancang berdasarkan fase-     penerapan dari prinsip pembelajaran sesuai
               fase. Satu Fase memiliki rentang waktu yang   tahap capaian belajar atau yang dikenal juga
               berbeda-beda, yaitu: (1) Fase Fondasi yang    dengan istilah teaching at the right level
               dicapai di akhir PAUD, (2) Fase A umumnya     (mengajar pada tahap capaian yang sesuai).
               untuk kelas I sampai II SD/sederajat, (3) Fase   Sebagai contoh, berdasarkan asesmen kelas
               B umumnya untuk kelas III sampai IV SD/       terdapat siswa kelas V SD yang belum siap
               sederajat, (4) Fase C umumnya untuk kelas V   mempelajari materi pelajaran Fase C (fase
               sampai VI SD/sederajat, (5) Fase D umumnya    dengan kompetensi yang ditargetkan untuk
               untuk kelas VII sampai IX SMP/sederajat, (6)   siswa kelas V pada umumnya). Berdasarkan
               Fase E untuk kelas X SMA/sederajat, dan (7)   hasil asesmen tersebut, maka siswa-siswa
               Fase F untuk kelas XI sampai XII SMA/sederajat.







               44
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49