Page 132 - eBook Manajemen Pengantar_Neat
P. 132
6. Bangun Metode Pelatihan Modern pada Pekerjaan
Dalam pandangan Deming, pelatihan lebih dari hanya sekedar
mengajari karyawan bagaimana menggunakan alat, seperti
pengendalian kualitas dengan statistika, untuk peningkatan kualitas.
Tetapi pelatihan juga dimaksudkan untuk membuat yakin bahwa
karyawan dapat memperoleh pengetahuan dan keahlian yang memadai
sesuai dengan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
7. Bangun Kepemimpinan (leadership)
Pada saat ini, perilaku tradisional seorang supervisor dalam
mengawasi para karyawan sudah tidak memadai lagi. Deming
menganggap bahwa tugas supervisor selama ini hanya memberi tahu
para pekerja untuk apa bekerja dan membuat yakin para pekerja
untuk melakukan pekerjaannya. Mereka hanya memberikan hadiah
(balas jasa) dan hukuman, memberikan tindakan disiplin jika perlu.
Mereka tidak melihat bahwa pekerjaanya sebagai ajang untuk
memberikan kepemimpinan (leadership)-nya. Menurut Deming
seorang pemimpin (leader ) mulai dengan asumsi bahwa tujuan
pekerja melakukan pekerjaan adalah untuk mencapai hasil terbaik
yang bisa dicapai dan seorang leader akan berusaha membantu
pekerja/karyawan untuk mengerahkan seluruh potensi yang
dimilikinya. Proses kepemimpinan ini harus didukung para manajer
tingkat bawah dengan menjalin proses tersebut melalui pembimbingan
dan pengarahannya dalam pelatihan. Di lain sisi, para manajer puncak
harus membantu proses kepemimpinan ini dengan mendesain dan
mengimplementasikan suatu visi stratejik yang berlandasakan kultur
TQM, dan juga mereka harus yakin bahwa perilaku yang dimiliknya
menunjukkan nilai yang mendukung kultur tersebut.
8. Jauhkan Rasa Takut
Deming yakin bahwa rasa takut mencegah karyawan untuk berani
mengutarakan pertanyaan, melaporkan masalah, atau mengungkapkan
ide-ide demi kemajuan perusahaan. Karyawan harus merasa aman
(tidak takut) bila menginginkan kualitas dicapai dengan baik di tempat
kerja. Suatu budaya terbuka dapat tercapai apabila orang tidak takut
mengutarakan kebenaran.
9. Hapuskan Batas-Batas Antarbidang
Deming menyatakan bahwa batas-batas atau sekat-sekat antar-
departemen fungsional hanya membuat proses peningkatan kualitas
menjadi kontraproduktif. Karyawan dapat memperbaiki produktivi-
tasnya dengan belajar dari orang lain dan melakukan koordinasi
Kualitas 121

