Page 124 - Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria Prof. Boedi Harsono
P. 124
Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria ....
Taman sari pendidikan tinggi hukum Indonesia terus mela-
hirkan Guru Besar Hukum Agraria. Di Fakultas Hukum Universi-
tas Brawijaya (FH UB) lahir Prof. Dr. Sodiki, S.H. yang kemudian
sekarang menjadi hakim di Mahkamah Konstitusi. Memasuki abad
21, guru besar Hukum Agraria Indonesia berkembang semakin
baik, karena kemudian asisten Prof. Boedi Harsono di FH UI/FH
Usakti yakni Arie Sukanti Hutagalung, S.H., M.L.I juga berhasil
menjadi Guru Besar Tetap di Fakultas Hukum Universitas Indone-
sia (FH UI). Asisten Prof. Maria Sumardjono, yakni Dr. Nur Hasan
Ismail, S.H., M.Si juga berhasil menjadi Guru Besar Tetap di Fakultas
Hukum UGM. Selanjutnya, di USU, asisten Prof. A.P. Parlindungan,
yakni Dr. Muh. Yamin, S.H., M.Si, M.Kn juga berhasil menjadi
guru besar Hukum Agraria. Namun, warna kehadiran Prof. Boedi
Harsono sebagai Guru Besar Hukum Agraria dalam pendidikan
tinggi hukum Indonesia tampaknya memiliki kepekatan tersendiri.
Secara berkelakar dapat dikatakan bahwa Prof. Boedi Harsono
adalah Hukum Agraria Indonesia dan Hukum Agraria Indonesia
adalah Prof. Boedi Harsono. Oleh karena itu pulalah kiranya Prof.
Arie Sukanti Hutagalung menyebut Prof. Boedi Harsono sebagai
‘My teacher-professor and the professor of the professores’. 11
Bagi penulis, ungkapan-hormat yang diberikan Prof. Arie
Sukanti Hutagalung terhadap Prof. Boedi Harsono itu bukanlah
sesuatu yang berlebihan, sebab Prof. Boedi Harsono-lah sarjana
yang pertama sekali meletakkan lingkup Hukum Agraria Indone-
sia menjadi objek studi pada pendidikan tinggi hukum, yang
11 Perhatikan Suparjo Sujadi, Pergulatan Pemikiran dan Aneka Gagasan Seputar
Hukum Tanah Nasional (Suatu Pendekatan Multidisipliner), Kumpulan Tulisan
dalam rangka Memperingati 60 tahun Prof. Arie Sukanti Hutagalung, S.H., M.L.I,
Cetakan Pertama, Editor, Penerbit Badan Penerbit FH UI, Jakarta, 2011,
111

