Page 126 - Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria Prof. Boedi Harsono
P. 126
Potret Perjuangan Bapak Hukum Agraria ....
feodal dalam bidang agraria. Kelima misi utama inilah yang diha-
rapkan untuk menuntaskan penyelesaian Program Revolusi di
bidang agraria, yang disebut sebagai Agrarian Reform Indonesia. 12
Penyiapan ketersediaan sumberdaya manusia dengan semangat
kejuangan untuk mengemban kelima misi di atas dipandang belum
dapat diemban oleh perguruan tinggi pada umumnya. Oleh karena
itulah, maka pada tahun 1963 didirikan Akademi Agraria dengan
Jurusan Agraria di Yogyakarta berdasarkan Surat Keputusan
13
Menteri dan Agraria No. SK 36.KA/1963 dan pada tahun 1964
didirikan pula Akademi Agraria Jurusan Pendaftaran Tanah di
Semarang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian dan
Agraria No. 136 Kamp/1964.
Lokasi akademi agraria yang berada 2 (dua) tempat tampak-
nya kurang efektif, sehingga pada tahun 1983, kedua akademi
agraria itu disatu-lokasikan berkedudukan di Yogyakarta ber-
dasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 34 Tahun
1983 tanggal 16 Juni 1983. Akademi Agraria yang sudah terpusat
di Yogyakarta ini, secara sekaligus menyelenggarakan 4 (empat)
Jurusan, yakni (1) Landreform; (2) Tata Guna Tanah; (3) Pemberian
Hak Atas Tanah; dan (4) Pendaftaran Tanah. Akademi agraria
yang terpusat di Yogyakarta ini juga menyelenggarakan Program
Sarjana Muda.
Perkembangan lebih lanjut, berdasarkan Surat Keputusan
Menteri Dalam Negeri No. 85/1987 diadakan perubahan dalam
12 Boedi Harsono, Hukum Agraria Indonesia Sejarah Pembentukan Undang-
undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya, Jilid 1 Hukum Tanah Nasional,
Penerbit Djambatan, Jakarta, 2005, hlm. 3.
13 Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 95a Tahun
1971, tertanggal 24 September 1971 di Akademi Agraria Yogyakarta dibuka (lagi)
Jurusan Tata Guna Tanah.
113

