Page 137 - Perjuangan Landreform Masyarakat Perkebunan: Partisipasi Politik, Klaim dan Konflik Agraria
P. 137

Perjuangan Landreform Masyarakat Perkebunan  125


                  Sekalian  tanah  partikoelir  mendjadi kepoenjaan  Balatentara
                  D  Nippon sedjak waktoe oendang-



                  berlakoe.  Tetapi  tanah  partikoelir  kepoenjaan  bangsa

                    oentoek sementara waktoe keadaannja t



                  sebagai biasa. 82
                  Sementara  untuk  mengurus  tanah-tanah  perkebunan  yang
              telah  diambilalih  tersebut, pemerintah  pendudukan  Jepang telah
              menyediakan  satu  institusinya. Adapun  rujukan  mereka  adalah
              seperangkat  kebijakan  untuk  intitusi tersebut, sebagaimana
              termaktub  dalam  ketentuan  Pasal 2 Undang-undang tersebut
              mengatur bahwa:

                  Oentoek  mengoeroes  tanah-tanah  jang berhoeboeng dengan
                  tanah partikoelir dibentoek Badan Pengoeroes Tanah Partikoelir.
                  Badan  Pengoeroes  Tanah  Partikoelir  itoe  mengoeroes  segala
                  keperloean  dan  pekerdjaan  jang berhoeboeng dengan  hal
                  menerima  dan  mengoeroes  tanah-tanah  jang soedah  dioebah
                  mendjadi tanah negeri menoeroet pasal 1. 83

                  Institusi tersebut berupa satu badan yang mengurus tanah-tanah
              partikelir. Badan  tersebut  berupa  Kantor  Urusan  Tanah  Partikelir
              (Syriichi Kanri Kosha). Tugasnya  diatur  dalam  “Osamu  Seirei”
              Nomor 2 Tahun 2603 (1943) tentang. Dalam bagian I aturan umum
              Pasal 1 Nomor 2 Osamu Seirei itu diatur bahwa Syriichi Kanri Kosha
              gunanya untuk  mengawasi tanah partikelir yang dimaksud dalam
              Undang-undang Nomor 17 tahun 2602 dan menambah kemakmuran
              penduduk tanah partikelir serta pula mengurus pekerjaan yang perlu
              berhubungan dengan penghapusan tanah partikelir. Setidaknya ada
              empat  pekerjaan  yang dilaksanakan  oleh  Syriichi Kanri  Kosha (i)
                                                                        :
              mengurus tanah partikelir; (ii) menyelesaikan utang piutang tanah
              partikelir dahulu yang timbul karena mengurus tanah partikelir; (iii)
              mengadakan dan mengawasi bangunan-bangunan umum di tanah



              82  Lihat Kan Po No. 2, 2602 (1942), hlm. 27.
              83  Lihat Kan Po No. 2, 2602 (1942), hlm. 27.
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142