Page 140 - Educational HYpnosis
P. 140
Educational Hypnosis (2018)
Free Ebook by Zainurrahman, S.S., M.Pd., CHt.
Zonahypnosis.wordpress.com
Hal yang perlu Anda tunjukan saat pra-induksi adalah citra bahwa Anda
adalah pendidik yang berdedikasi pada kebaikan dan keberhasilan belajar siswa.
Hal-hal yang membuat siswa nyaman dan menyenangi Anda. Jika siswa
menyenangi Anda, maka mereka juga akan menyenangi pelajaran yang Anda
berikan. Berikan kepercayaan kepada para siswa bahwa Anda sangat
mengharapkan keberhasilan mereka, karena Anda peduli dengan upaya dan
pengorbanan orangtua mereka, harapan orangtua mereka, dan masa depan
mereka. Sampaikan hal ini dengan tulus. Namun perlu juga Anda jelaskan bahwa
Anda bukanlah orang yang begitu tolerannya sehingga Anda dapat mengabaikan
aturan-aturan akademik, sekolah, atau perguruan tinggi. Ini berarti Anda
membangun batasan, tetapi bukan membangun jarak, agar siswa benar-benar
tahu peran dan tanggungjawab masing-masing.
Hal berikutnya di dalam proses pra-induksi adalah membangun harapan
bersama. Adanya sinkronisasi tujuan kelas sangat penting bagi keberlangsungan
kelas tersebut. Anda dan para siswa Anda memiliki tujuan yang sama, yakni
keberhasilan belajar. Pastinya, Anda mengkomunikasikan apa pentingnya hasil
belajar dan apa saja yang memengaruhi hasil belajar, serta apa risiko dengan
skenario terburuk jika belajar tidak berhasil, atau hasil belajar tidak sesuai dengan
apa yang diharapkan. Dengan demikian, hasil belajar bukan semata-mata terbatas
pada tujuan instruksional dan KKM yang tercantum di dalam kurikulum, SAP, dan
silabus. Tujuan belajar harus mencapai pada masa depan kehidupan yang
realistis.
Jika pra-induksi ini berhasil, maka Anda akan memiliki sejumlah informasi
yang sangat fundamental dalam menerapkan educational hypnosis. Intinya, siswa
dan guru yang tidak saling mengenal, tidak saling memahami, dan tidak memiliki
sinkronisasi tujuan, bahkan tidak lebih baik dari sebuah pasar.
Kelas, merupakan bagian dari kehidupan nyata, bukan ruangan isolasi,
sehingga perlakukan siswa sebagaimana mereka individu-individu yang hidup,
saling kenal, saling memahami, dan saling menunjang keberhasilan bersama.
Mereka tidak dapat diperlakukan seperti pasien, atau individu yang dikarantina.
Kelas bukanlah bangsal rumah sakit, bukan pula penjara. Meskipun para siswa,
sebagian dari mereka, memiliki masalah-masalah yang memengaruhi proses
belajar mereka, mereka adalah pribadi-pribadi yang memiliki potensi untuk
berhasil; bukan orang-orang yang bersalah yang harus mendapatkan hukuman.
Tanamkan prinsip ini jika Anda ingin pembelajaran berbasis hypnosis Anda
berhasil.
5.2.3.3. Induksi
Induksi merupakan elemen inti dari protokol hypnosis. Induksi berisi serangkaian
teknik untuk menurunkan gelombang otak, membuka RAS, menghasilkan
133

