Page 478 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 478

http://pustaka-indo.blogspot.com
             sebenarnya  bergantung  pada  umat  manusia.  Orang  Yahudi
             memiliki hak istimewa untuk membantu membentuk kembali
             Tuhan dan memperbaruinya.

             Luria  memberi  makna  baru  pada  gambaran  awal  tentang
             keterasingan  Shekinah.  Dapat  diingat  kembali  bahwa  di
             dalam  Talmud,  para  rabi  melihat  Shekinah  secara  sukarela
             pergi  ke  pengasingan  bersama  kaum  Yahudi  setelah
             peristiwa  penghancuran  Kuil.  Zohar  telah  mengidentifikasi
             Shekinah  sebagai  sefirah  terakhir  dan  menjadikannya
             sebagai  aspek  feminin  Tuhan.  Di  dalam  mitos  Luria,
             Shekinah  jatuh  bersama  sefiroth  lain  ketika  Tabung-tabung
             terpecah.  Dalam  tahap  pertama  Tikkun,  Shekinah  menjadi
             Nuqrah dan melalui perkawinan dengan Zeir (enam sefiroth
             “Tengah”),  dia  nyaris  berhasil  dipadukan  kembali  ke  alam
             ilahi.  Namun  ketika  Adam  melakukan  dosa,  Shekinah  jatuh
             sekali lagi dan terasing dari Tuhan Tertinggi.

             Luria hampir pasti tidak pernah bersentuhan dengan tulisan-
             tulisan  kaum  Kristen  Gnostik  yang  telah  mengembangkan
             mitologi yang sangat mirip. Dia secara spontan menggunakan
             mitos  kuno  tentang  keterasingan  dan  kejatuhan  untuk
             menjawab  kebutuhan  kondisi  tragis  abad  keenam  belas.
             Kisah tentang kopulasi ilahi dan dewi-dewi yang terusir telah
             ditolak  oleh  kaum  Yahudi  periode  biblikal,  ketika  mereka
             mengembangkan  doktrin  tentang  Tuhan  Yang  Esa.
             Keterkaitannya  dengan  paganisme  dan  keberhalaan  tentu
             secara  logis  tak  disenangi  orang-orang  Sephardim.  Akan
             tetapi,  mitologi  luria  disambut  hangat  oleh  kaum  Yahudi  di
             Persia hingga Inggris, Jerman hingga Polandia, Italia hingga
             Afrika  Utara,  Belanda  hingga  Yaman;  jika  diungkapkan
             dalam terma Yahudi, mitologi itu mampu menyentuh sebuah
             perasaan  yang  terpendam  dan  memberi  harapan  baru  di
             tengah  keputusasaan.  Mitologi  itu  membuat  orang-orang




                            ~471~ (pustaka-indo)
   473   474   475   476   477   478   479   480   481   482   483