Page 590 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 590

http://pustaka-indo.blogspot.com
             berbeda  dengan  kepercayaan  Yunani  atau  Buddhis  tentang
             pencerahan  yang  membuat  manusia  sadar  tentang  dimensi
             transendennya sendiri.

             Orang  Yunani  telah  mengungkapkan  pandangan  ini  dalam
             doktrin  mereka  tentang  Inkarnasi  dan  penuhanan  Kristus.
             Hasidim mengembangkan bentuk Inkarnasionalisme mereka
             sendiri.  Zaddik,  Rabi  Hasidik,  menjadi  avatar  bagi
             generasinya, penghubung antara langit dan bumi serta wakil
             kehadiran  ilahi.  Seperti  yang  ditulis  Rabi  Menahem  Nahum
             dari  Chernobyl  (1730-1797),  Zaddik  “sungguh-sungguh
             merupakan  bagian  Tuhan,  dan  memiliki  sebuah  tempat
                         59
             bersamanya”.   Seperti  tindakan  orang  Kristen  meneladani
             Kristus  untuk  mendekatkan  diri  kepada  Tuhan,  maka
             demikian pula seorang Hasid meneladani Zaddik, yang telah
             berhasil  naik  kepada  Tuhan  dan  mengamalkan  devekuth
             secara sempurna. Karena Zaddik dekat dengan Tuhan, maka
             Hasidim  bisa  mendekatkan  diri  mereka  kepada  Penguasa
             Semesta melalui dia. Mereka akan berkerumun di sekeliling
             Zaddik,  berpegang  kepada  setiap  sabdanya,  ketika  dia
             menceritakan  kepada  mereka  kisah  tentang  Besht  atau
             menjelaskan  sebuah  ayat  Taurat.  Seperti  halnya  di  dalam
             sekte-sekte  Kristen  yang  antusias,  Hasidisme  bukanlah
             sebuah  agama  yang  menyendiri,  melainkan  sangat  bersifat
             komunal.  Hasidim  akan  berusaha  untuk  mengikuti  Zaddik
             dalam  kenaikannya  menuju  yang  tertinggi  bersama  guru
             mereka, secara berkelompok. Tidak mengherankan jika para
             rabi  Polandia  yang  lebih  ortodoks  merasa  terancam  oleh
             kultus  personalitas  ini,  yang  sama  sekali  melangkahi  rabi
             terdidik  yang  telah  sejak  lama  dianggap  sebagai  inkarnasi
             Taurat.  Penentangannya  dipimpin  oleh  Rabi  Elijah  ben
             Solomon  Zalman  (1720-1797),  Gaon  atau  kepala  akademi
             Vilna. Kasus Shabbetai Zevi telah membuat sebagian Yahudi
             sangat  memusuhi  mistisisme  dan  Gaon  Vilna  ini  sering



                            ~583~ (pustaka-indo)
   585   586   587   588   589   590   591   592   593   594   595