Page 596 - Karen Armstong - Sejarah Tuhan
P. 596

http://pustaka-indo.blogspot.com
             kekayaan  khazanah  masa  lalu  dalam  urusan  agama,  dan
             Waliullah  merupakan  contoh  masih  kuatnya  pengaruh
             sufisme.  Akan  tetapi,  di  banyak  bagian  dunia  yang  lain,
             sufisme mulai menyurut. Sebuah gerakan reformasi baru di
             Arabia menandai tersingkirnya mistisisme. Gerakan ini akan
             menjadi  ciri  persepsi  kaum  Muslim  tentang  Tuhan  selama
             abad kesembilan belas dan respons Islam terhadap tantangan
             Barat.

             Seperti  para  tokoh  reformasi  Kristen  abad  keenam  belas,
             Muhammad  ibn  Al-Wahhab  (w.  1784),  seorang  fuqaha  di
             Najd  di  Semenanjung  Arabia,  ingin  mengembalikan  Islam
             kepada  kemurnian  awalnya  dan  menghilangkan  semua
             bentuk tambahan baru. Dia terutama sekali sangat memusuhi
             mistisisme.  Semua  pandangan  tentang  teologi  inkarnasional
             dikecamnya, termasuk kesetiaan kepada para guru sufi dan
             imam-imam  Syiah.  Dia  bahkan  menentang  kultus  terhadap
             makam  Nabi  di  Madinah:  tak  ada  seorang  manusia  pun,
             betapapun  terkenalnya,  yang  boleh  memalingkan  perhatian
             dari Tuhan. Al-Wahhab berhasil meyakinkan Muhammad ibn
             Saud, penguasa sebuah wilayah kecil di Arabia Tengah, dan
             secara  bersama-sama  mereka  memelopori  reformasi  yang
             merupakan  upaya  untuk  menciptakan  kembali  ummah
             pertama  Nabi  dan  para  Sahabatnya.  Mereka  menentang
             penindasan  terhadap  orang  miskin,  ketakpedulian  terhadap
             para  janda  dan  anak  yatim,  kerusakan  moral  dan
             keberhalaan.  Mereka  juga  melakukan  jihad  memerangi
             penguasa-penguasa  kekaisaran  Usmani,  karena  percaya
             bahwa  orang  Arablah,  bukan  orang  Turki,  yang  harus
             memimpin  umat  Islam.  Mereka  berhasil  mengambil  alih
             sebagian  besar  wilayah  hijaz  dari  kekuasaan  Usmani,  yang
             gagal  direbut  kembali  oleh  Turki  hingga  1818,  namun  sekte
             baru itu telah berhasil menaklukkan imajinasi banyak orang di
             seluruh Dunia Islam. Jamaah haji ke Makkah terkesan oleh




                            ~589~ (pustaka-indo)
   591   592   593   594   595   596   597   598   599   600   601