Page 30 - KAWASAN PENILITIAN DALAM PENDIDIKAN BAHASA
P. 30
20 BAB 2
Dari tabel 4 di atas, dapat diketahui jika penilaian pembelajaran tidak
dilakukan dengan teknik penilaian observasi, akibatnya berbeda-beda,
terbukti 2 orang guru menjawab kategori a dan b masing-masing 12,5%, 6
orang guru menjawab kategori c, d, dan e masing-masing 25%. Kemudian
0% orang guru menjawab kategori f. Jadi dapat disimpulkan jika penilaian
pembelajaran tidak dilakukan dengan teknik penilaian observasi, berakibat
kurangnya kedekatan guru dengan peserta didik secara emosional, laporan
guru kepada orang tua dan komite sekolah tidak valid serta tidak ada umpan
balik langsung dari guru kepada peserta didik dan sebaliknya.
Tabel 5. Jika penilaian pembelajaran dilakukan dengan teknik penilaian diri,
penyebabnya adalah:
No Kategori F %
5. a. Pencatatan kelebihan dan kekurangan 0 0
peserta didik. 6 75
b. Menumbuhkan sikap jujur dalam menilai 0 0
diri. 1 12,5
c. Masukan objektif tentang daya serap
peserta didik. 1 12,5
d. Memberikan kesempatan mengevaluasi
diri sendiri peserta didik.
e. Mengukur kemampuan peserta didik
dalam mengikuti pembelajaran.
Jumlah 8 100
Berdasarkan tabel 5 di atas, dapat diketahui jika penilaian
pembelajaran dilakukan dengan teknik penilaian diri, penyebabnya berbeda-
beda, terbukti 0% guru menjawab kategori a dan f, 75% atau 6 orang guru
menjawab kategori b, kemudian 2 orang guru menjawab kategori d dan e
masing-masing 12,5%. Jadi dapat disimpulkan jika penilaian pembelajaran
dilakukan dengan teknik penilaian diri maka akan menumbuhkan sikap jujur
dalam menilai diri sendiri.