Page 183 - Cooperative Learning
P. 183

Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP                     173

                        Tidak  menggunakan  tipe  kooperatif  apapun  tetapi  belajar
                        kelompok cenderung terjadi secara spontan..(1)

                        Dari  hasil  observasi  di  atas  tergambar  bahwa  guru  tidak
                  menerapkan tipe pembelajaran kooperatif seperti STAD, Jigsaw, TGT
                  dan  lain-lain.  Tetapi  menurut  peneliti  pembelajaran  kooperatif  di
                  Mts.  Al-Huda  Pekanbaru  khususnya  di  kelas  7b  dilakukan  secara
                  spontan  tanpa  direncanakan  sebelumnya.  Hal  ini  sebenarnya
                  merupakan  salah  satu  bentuk  pembelajaran  kooperatif  yang
                  dikatakan  oleh  Johnson,  Johnson,  &  Smith  (1998)  dalam  Huda
                  bahwa  ada  metode  dalam  pembelajaran  kooperatif  yang  disebut
                  Spontaneous  Group  Discussion  (SGD).  dalam  metode  ini  diskusi
                  kelompok  tidak  direncanakan  sebelumnya,  tetapi  dilaksanakan
                  secara  spontan.  Teknik  pelaksanaanya  pun  sederhana,  yakni

                  menyuruh  siswa  untuk  berkelompok  dan  berdiskusi  tentang
                  sesuatu. Setelah itu guru meminta siswa untuk mendiskusikannya di
                  depan kelas.

                        Jumlah  siswa  dalam  satu  kelas  adalah  24  orang  yang  terdiri
                        dari 10 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Satu kelompok
                        terdiri  dari  4  orang,  sehingga  dalam  satu  kelas  terdapat  6
                        kelompok. (2)

                        Dari  hasil  observasi  di  atas  tergambar  bahwa  satu  kelompok
                  terdiri dari 4 orang siswa yang dipilih langsung oleh guru. Jumlah
                  siswa dalam satu kelompok yang ditetapkan oleh guru sudah sesuai
                  dengan jumlah anggota dalam satu kelompok dalam pembelajaran
                  kooperatif.  Seperti  yang  dikatakan  oleh  Rusman  pembelajaran
                  kooperatif (cooperative learning)  merupakan  bentuk  pembelajaran
                  dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok
                  kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai
                  enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen.

                        Pembentukan  kelompok  dilakukan  oleh  guru  dengan  cara
                        membagi setiap kelompok dari berbagai tingkat kemampuan
                        siswanya.  Misalnya  siswa  yang  dikategorikan  pandai  bisa
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188