Page 186 - Cooperative Learning
P. 186
176 BAB 4
mengambil keputusan jawaban mana yang paling benar dan
memutuskan jawaban mana yang akan diberikan kepada guru.
Padahal pembelajaran kooperatif sangat menekankan kerjasama
yang baik dalam kelompok. Kemudian mendiskusikan dan
memutuskan bersama jawaban yang paling yang akan ditampilkan
kepada guru dalam menjawab soal ataupun memecahkan sebuah
permasalahan.
Ada beberapa yang ikut berpartisipasi dalam diskusi kelompok
dan ada juga yang tidak ikut berpartisipasi dan hanya
menunggu jawaban dari temannya. (7)
Dari hasil observasi di atas tergambar juga bahwa yang ikut
berpartisipasi dalam kelompok tidak seluruh anggota kelompok.
Hanya beberapa orang saja yang ikut terlibat. Hal ini juga tidak
sejalan dengan tujuan pembelajaran kooperatif yang sebenarnya.
Pembelajaran kooperatif menghendaki semua anggota yang ada
dalam kelompok ikut terlibat secara aktif dalam kelompoknya.
Apabila hanya sebagian anggota kelompok saja yang berpartisipasi
bisa dikatakan bahwa pembelajaran kooperatif belum terlaksana
dengan baik.
Tindakan yang dilakukan siswa dalam kelompok ketika
mengalami kesulitan yang tidak bisa diatasi oleh anggota
kelompok biasanya mereka bertanya dan berdiskusi dengan
kelompok lain. (8)
Dari hasil observasi di atas tergambar bahwa ketika ada
kelompok yang mengalami kesulitan maka kelompok tersebut akan
bertanya dan berdiskusi dengan kelompok lain . Ketika diskusi
berlangsung antar kelompok di sinilah terlihat bahwa pembelajaran
kooperatif sudah diterapkan. Pembelajaran kooperatif memang
dirancang untuk mendorong siswa bekerja sama bukan untuk
berkompetisi. Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan
keterampilan berpikir kritis dan mengembangkan keterampilan
komunikatif melalui kegiatan interaksi sosial yang terstruktur.

