Page 190 - Cooperative Learning
P. 190

180                                                               BAB 4


                 Implementasi Cooperative Learning dalam Pengajaran Bahasa
                         Inggris Sekolah Mengengah Pertama di Jakarta

                                                Siswana
                                    Univeristas Muhammadiyah Jakarta
                                        siswana_swn@yahoo.com


                                               Abstract
               The purpose of this descriptive quantitative studywas to examine (1) the
               learning models of cooperative learning which were used by the teachers
               in  teaching  and  learning  in  the  classroom  and  (2)  the  characteristicsof
               cooperative learning in the process applied in teaching and learning by
               the teachers of English secondary schools in Jakarta, Indonesia. The data
               were taken using a questionnaire to the English teachers who joined PLPG.
               Questionnaire  data  are  calculated  and  analyzed.  Based  on  the  research
               found, namely the application of the characteristic features of cooperative
               learning has been carried out by teachers of English Colleges in Jakarta,
               although  the  frequency  was  different  and  cooperative  learning  models
               practiced also varied from 8 models that there  was  only  one which has
               been never practiced.

               Keywords: cooperative learning, English, secondary school



               Pendahuluan
                  A. Latar Belakang Masalah
                     Pengajaran  merupakan  bagian  penting  dalam  proses
               pembelajaran dalam kelas. Hasil dari pengajaran menjadi salah satu
               indikator apakah siswa mencapai tujuan yang ditetapkan atau tidak.
               Pengajaran  harus  ditujukan  dalam  upaya  membentuk  siswa  yang
               tanggap  lingkungan  dan  peka  terhadap  perubahan  serta  dalam
               bertindak di lingkungannya. Dengan demikian akan tercipta adanya
               suatu pola yang dinamis menjadi bagian yang sangat penting dalam
               meningkatkan  kualitas  pendidikan  melalui  proses  pembelajaran  di

               kelas.
                     Sekolah  menengah  pertamaatau  yang  biasa  disingkat  SMP
               adalah  salah  satu  bentuk  satuan  pendidikan  formal  yang
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195