Page 188 - Cooperative Learning
P. 188

178                                                               BAB 4


                     Pada  data  kedua  di  atas  tergambar  bahwa  guru  bertindak
               sebagai fasilitator dan motivator. Guru memfasilitasi siswanya agar
               memperoleh  pemahaman  dan  memotivasi  siswanya  dengan  cara
               berusaha mencari tahu apa permasalahan yang dihadapi oleh siswa
               sehingga menyebabkan siswa tersebut kurang aktif. Hal ini sejalan
               dengan  apa  yang  dikatakan  Rusman  yaitu  dalam  model
               pembelajaran kooperatif ini, guru lebih berperan sebagai fasilitator
               yang berfungsi sebagai jembatan penghubung ke arah pemahaman
               yang  lebih  tinggi.  Siswa  mempunyai  kesempatan  untuk
               mendapatkan  pengalaman  langsung  dalam  menerapkan  ide-ide
               mereka

                     Ketika  guru  melakukan  refleksi  terhadap  proses  belajar
                     mengajar kebanyakan siswa bertanya kembali apabila ada hal

                     yang belum diapahaminya. (13)

                     Pada  data  di  atas  tergambar  bahwa  pembelajaran  kooperatif
               sebenarnya belum sepenuhnya berhasil diterapkan di dalam kelas.
               Sehingga, ketika guru melakukan refleksi banyak siswa yang kurang
               memahami materi yang mereka bahas di dalam kelompoknya dan
               menyebabkan mereka bertanya kembali kepada guru.

               Penutup
                     Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas dapat disimpulkan
               beberapa  hal.  Pertama,  pembelajaran  kooperatif  di  Mts.  Al-Huda
               khususnya kelas 7b sudah diterapkan tetapi belum sepenuhnya. Hal
               ini  tergambar  bahwa  ketika  belajar  kelompok  ada  hal-hal  yang
               sudah  sesuai  dengan  pembelajaran  kooperatif.  Misalnya,  siswa
               saling  bekerjasama  untuk  memecahkan  suatu  masalah.  Tetapi,
               secara    ideal   sebenarnya      pembelajaran      kooperatif    belum
               sepenuhnya diterapkan seperti yang seharusnya. Hal ini terlihat dari
               persiapan yang tidak dilakukan untuk melaksanakan pembelajaran
               kooperatif,  proses  yang  dilakukan  hanya  berdasarkan  spontanitas
               tanpa ada konsep yang disusun oleh guru sampai pada penilaiaan
               yang  tidak  dilakukan  sebagaimana  seharusnya  dilakukan  dalam
               pembelajaran kooperatif.  Kedua, guru mengelompokkan siswanya
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193