Page 217 - Cooperative Learning
P. 217
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat SMP 207
pembelajaran dan akan memiliki keinginan untuk mencapai
kemenangan pada kelompok mereka.
Pertanyaan kesepuluh: apakah anda menghadapi masalah
ketika menggunakan teknik pembelajaran kooperatif? Jika ya,
identifikasi beberapa dari masalah tersebut.
Hampir semua guru yang kami wawancarai setuju bahwa mereka
mengalami bermacam masalah ketika mereka menerapkan
pembelajaran kooperatif. Di antara masalah yang mereka hadapi
adalah kebisingan, adanya beberapa siswa yang tidak terbiasa
dengan teknik ini, dan beberapa masalah sifat yang suka mengatur
dari beberapa pemimpin kelompok yang sering menggunakan ide-
ide mereka sendiri dan mengabaikan ide-ide rekan mereka. Salah
satu yang kami wawancarai yang kami hadirkan pada berbagai sesi
dimana teknik pembelajaran kooperatif dilaksanakan mengatakan
bahwa: "ya, saya lakukan; di masing-masing kelompok, ada
pemimpin yang memberi perintah, mengontrol pekerjaan,
membebankan/ide-nya sendiri dan tidak membiarkan orang lain
berpartisipasi. Dalam kasus lainnya, seorang siswa melakukan
semua pekerjaan bahkan yang tidak dia inginkan. Karena orang lain
tidak ingin bekerja, dia yang mendapatkan beban tersebut".
Masalah serius lainnya seperti menghambat peserta didik yang
miskin dalam belajar untuk mendapatkan keuntungan dari teknik
tersebut dan sebaliknya mendukung gagasan bahwa pembelajaran
kooperatif hanya efektif untuk peserta didik yang baik dalam belajar
dan untuk menangani masalah ini guru dapat bergerak di sekitar
kelompok dan memotivasi siswa yang diam untuk berbagi
tanggung jawab di antara mereka atau mencoba untuk
memvariasikan struktur kelas
Pertanyaan kesebelas: apa yang Anda sering lakukan untuk
mengontrol perilaku peserta didik yang mengganggu ketika
mereka bekerja dalam kelompok-kelompok seperti tidak serius,
suka berbicara yang keluar dari subjek dan masalah
kepemimpinan yang sering menimbulkan kebisingan?

