Page 7 - astanggaoga
P. 7
31 Bhujangasana Sikap Ular Mengeluarkan Racun
Dari Badan
32 Yogasana Sikap Duduk Nyaman Untuk Memberikan Rasa
Dan Stabil Nyaman Dan Stabil
Pada Saat Meditasi
4. Pranayama
Pranayama adalah pengaturan nafas keluar masuk paru-paru melalui
lubang hidung dengan tujuan menyebarkan prana (energi) keseluruh tubuh.
Pada saat manusia menarik nafas mengeluarkan suara So, dan saat
mengeluarkan nafas berbunyi Ham. Dalam bahasa Sansekerta So berarti energi
kosmik, dan Ham berarti diri sendiri (saya). Ini berarti setiap detik manusia
mengingat diri dan energi kosmik. Pranayama terdiri dari: Puraka yaitu
memasukkan nafas, Kumbhaka yaitu menahan nafas, dan Recaka yaitu
mengeluarkan nafas. Puraka, kumbhaka dan recaka dilaksanakan pelan-pelan
bertahap masing-masing dalam tujuh detik. Hitungan tujuh detik ini dimaksudkan
untuk menguatkan kedudukan ketujuh cakra yang ada dalam tubuh manusia
yaitu: muladhara yang terletak di pangkal tulang punggung diantara dubur dan
kemaluan, svadishthana yang terletak diatas kemaluan, manipura yang terletak
di pusar, anahata yang terletak di jantung, vishuddha yang terletak di leher, ajna
yang terletak ditengah-tengah kedua mata, dan sahasrara yang terletak di ubun-
ubun.
5. Pratyahara
Adalah penguasaan panca indria oleh pikiran sehingga apapun yang
diterima panca indria melalui syaraf ke otak tidak mempengaruhi pikiran. Panca
indria adalah: pendengaran, penglihatan, penciuman, rasa lidah dan rasa kulit.
Pada umumnya indria menimbulkan nafsu kenikmatan setelah mempengaruhi
pikiran. Yoga bertujuan memutuskan mata rantai olah pikiran dari rangsangan
syaraf ke keinginan (nafsu), sehingga citta menjadi murni dan bebas dari
goncangan-goncangan. Jadi yoga tidak bertujuan mematikan kemampuan indria.
Untuk jelasnya mari kita kutip pernyatan dari Maharsi Patanjali sebagai
berikut: Sva viyasa asamprayoga, cittayasa svarupa anukara, iva indriyanam
pratyaharah, tatah parana vasyata indriyanam. Artinya: Pratyahara terdiri dari
pelepasan alat-alat indria dan nafsunya masing-masing, serta menyesuaikan
alat-alat indria dengan bentuk citta (budi) yang murni. Makna yang lebih luas
sebagai berikut: Pratyahara hendaknya dimohonkan kepada Hyang Widhi
dengan konsentrasi yang penuh agar mata rantai olah pikiran ke nafsu terputus.
6 | P a g e

