Page 107 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 107

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           Unsur Masjid dan Pondok
                                                                                           Masjid adalah salah
                                                                                          satu unsur yang tidak
           Masjid  adalah salah satu unsur yang tidak terpisahkan dari lembaga pesantren,   terpisahkan dari
           karena di ruang masjid inilah proses transformasi ilmu pengetahuan atau proses   lembaga pesantren,
           pembelajaran Islam dilaksanakan secara formal. Proses pembelajaran di ruang      karena di ruang
           mesjid sebenarnya merupakan sebuah tradisi yang dibawa dari masa awal           masjid inilah proses
                                                                                            transformasi ilmu
           perkembangan Islam di Timur Tengah, yaitu di masjid Al-Qubba, Madinah. Sejak    pengetahuan atau
           era Medinah ini, Nabi Muhammad saw telah menjadikan masjid sebagai pusat       proses pembelajaran
           pendidikan Islam. Di mana pun kaum muslimin berada, selalu menjadikan masjid    Islam dilaksanakan
           sebagai tempat pertemuan, pendidikan, aktivitas administrasi dan kultural. 21     secara formal.


           Tradisi itu kemudian dibawa ke Indonesia dan terus berkembang pada
           pesantren-pesantren terutama yang berkaitan dengan masalah pendidikan. Hal
           itu terjadi karena masjid dianggap yang paling tepat dan cocok untuk mendidik
           para santri, terutama dalam praktik sembahyang fardhu, termasuk sembahyang
           Jum’at dan khutbahnya. Sampai sekarang, di wilayah-wilayah yang tidak begitu
           banyak terpengaruh oleh budaya Barat, masih dapat dijumpai para ulama atau
           kiai yang mengajar para santrinya di masjid. Selain itu, masjid juga dianggap
           paling cocok oleh para kiai untuk menyampaikan siar agama kepada masyarakat
           non-santri melalui tabligh akbar atau pengajian terbuka pada hari-hari tertentu
           secara rutin.

           Pada masa sebelum era  Orde Baru,  pesantren umumnya merupakan milik
           keluarga kiai, karena yang membangunnya adalah kiai atau yang mempunyai
           inisistif dan mengawalinya adalah kiai, mulai dari menyiapkan lahan sampai
           dengan mendirikan bangunannya. Hal itu tidak terlalu mengherankan karena

                                                                                       Masjid dalam lingkungan
                                                                                       Pondok Pesantren Alkhairaat
                                                                                       Madinatul Ilmi Dolo, Palu. Masjid
                                                                                       adalah salah satu unsur yang
                                                                                       tidak terpisahkan dari lembaga
                                                                                       pesantren.
                                                                                       Sumber: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.

























                                                                                                 91
   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112