Page 109 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 109

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           sering menjadi badal dari seorang kiai terkenal pada sebuah pesantren terkenal
                                                                                          Salah satu indikator
           pula, maka di tempatnya yang baru secara otomatis akan disapa kiai. Selama    keberhasilan sang guru
           menjadi guru di masjid itu, tidak peduli apakah sebelumnya sudah bergelar kiai   dalam mengembangkan
           atau belum, para jamaahnya dan masyarakat sekitarnya secara tidak langsung     sistem pembelajaran
           akan ikut menilai kepakarannya atau kompetensinya, yang nantinya bermuara         dan lembaga
           kepada pengakuan masyarakat terhadapnya dalam bentuk sebutan kiai atau         pendidikannya antara
                                                                                            lain dari jumlah
           ajengan. Sebutan itu sendiri bukan hasil perundingan atau angket, melainkan     jamaah santrinya.
           muncul secara spontan yang secara perlahan disetujui oleh para kiai atau ulama   Selain dari jumlah
           dari pesantren lainnya, yang secara resmi menyapanya dengan sebutan kiai.      santri dan jamaahnya,
                                                                                           keberhasilan sang
           Salah satu indikator keberhasilan sang guru dalam mengembangkan sistem         guru juga terlihat dari
                                                                                           banyaknya tamu ke
           pembelajaran dan lembaga pendidikannya antara lain dari jumlah jamaah          rumahnya, terutama
           santrinya. Seorang guru yang berhasil dan diakui kompetensinya oleh              yang berasal dari
           masyarakat akan terlihat jumlah jamaah yang semakin berjejalnya di masjid      kalangan ulama atau
           tempatnya bertabligh. Demikian pula jumlah santrinya, baik santri mukim        kiai. Dengan kondisi
           maupun santri kalongnya meningkat pula sehingga sang kiai terpaksa harus         seperti itu secara
           membangun  kobong-kobong  baru.  Kemudian  dari  asal-usul  santrinya  akan   perlahan-lahan sebutan
                                                                                          tuan guru atau ustadz
           kelihatan persentase santri yang berasal dari luar daerah atau luar provinsi    yang melekat pada
           semakin meningkat. Selain dari jumlah santri dan jamaahnya, keberhasilan sang    dirinya berubah
           guru juga terlihat dari banyaknya tamu ke rumahnya, terutama yang berasal        menjadi kiai atau
           dari kalangan ulama atau kiai. Dengan kondisi seperti itu secara perlahan-lahan     ajengan.
           sebutan tuan guru atau ustadz yang melekat pada dirinya berubah menjadi kiai
           atau ajengan.


                                                                                       Kunjungan Presiden Jokowi
                                                                                       pada masa pencalonan sebagai
                                                                                       presiden ke Ponpes Cipasung,
                                                                                       Tasikmalaya.
                                                                                       Selain dari jumlah santri dan
                                                                                       jamaahnya, keberhasilan sang
                                                                                       guru juga terlihat dari banyaknya
                                                                                       tamu ke rumahnya.
                                                                                       Sumber: Dokumen Pondok Pesantren
                                                                                       Cipasung, Tasikmalaya.


























                                                                                                 93
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114