Page 203 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 203

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           dan mengikuti ajaran-ajaran yang mereka sampaikan. Maka dengan jaringan
           tersebut, Guru mursyid kadangkala mampu tampil secara efektif, baik dalam
           penyiaran Islam, penentangan terhadap upaya-upaya anti-Islam, bahkan dalam
           perlawanan terhadap kolonialisme Barat.












           Pelembagaan dan Perkembangan Tarekat di Indonesia





           Tidak  diketahui  secara  pasti  tarekat  mana  yang pertama  datang dan  diikuti
           orang Indonesia. Sebagaimana sejarah masuknya Islam di Indonesia sendiri,
           perkembangan awal tarekat di Indonesia juga sulit dipastikan. Beberapa ahli
           mengemukakan bahwa tarekat masuk ke Indonesia sejak abad ke-16 atau awal
           abad ke-17. Hal itu ditandai dengan muncul dan tersebarnya gerakan Sattariyah
           di Aceh pada abad ke-17 yang dalam hal ini dimungkinkan atas peran dari
           Abdurra’uf Singkel. Dari Aceh, gerakan tersebut selanjutnya menyebar ke Jawa
           Barat, kemudian berkembang ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Sementara itu,
                                                                     16
           beberapa pengamat dan peneliti tarekat lain, hanya berani memastikan bahwa
           pada akhir abad ke-18 dan abad ke-19 tarekat telah mempunyai pengikut yang
                             .17
           banyak di Indonesia                                                           Perkembangan tarekat
                                                                                         tampaknya tidak bisa
                                                                                          dilepaskan dari para
           Terlepas dari ragam pendapat terkait waktu tentatif masuknya tarekat di         ulama “jawi”, para
           Indonesia, perkembangan tarekat tampaknya tidak bisa dilepaskan dari para      penuntut ilmu Islam
                                                                                          asal Indonesia (Asia
           ulama “jawi”, para penuntut ilmu Islam asal Indonesia (Asia Tenggara) yang    Tenggara) yang pernah
           pernah bermukim di Makkah. Mereka membentuk satu komunitas yang               bermukim di Makkah.
           sedikit banyak terisolasi, karena kebanyakan memiliki keterbatasan tertentu    Mereka membentuk
                                                                                            satu komunitas
           dalam berbahasa Arab. Hanya sedikit dari mereka yang mampu menuntut ilmu       yang sedikit banyak
           keagamaan langsung dari ulama-ulama besar Haramayn, dan di antara ilmu          terisolasi, karena
                                                                                          kebanyakan memiliki
           keagamaan Islam yang terpenting mereka tuntut adalah tasawuf dan tarekat.     keterbatasan tertentu
                                                                                           dalam berbahasa
           Sementara sebagian besar di antara mereka menuntut ilmu dari ulama-ulama       Arab. Hanya sedikit
                                                                                           dari mereka yang
           Indonesia sendiri yang membuka halaqah  bagi mukimin Jawi dalam bahasa        mampu menuntut ilmu
           Melayu di Makkah. Melalui mereka tarekat menyebar ke lingkungan komunitas     keagamaan langsung
           jawi yang lebih besar. Komunitas inilah yang kemudian menyebarluaskannya      dari ulama-ulama besar
                                                                                           Haramayn, dan di
           ke Indonesia. Sehubungan dengan itu, kita dapat menyaksikan bahwa, tarekat    antara ilmu keagamaan
           yang berkembang dan memperoleh banyak pengikut di Makkah pada masa            Islam yang terpenting
           tertentu, dengan cepat mengalami perkembangan yang sama di Indonesia.         mereka tuntut adalah
           Dengan kata lain, perkembangan tarekat di Indonesia sangat dipengaruhi oleh    tasawuf dan tarekat.
           perkembangan tarekat di Makkah.




                                                                                                 187
   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208