Page 249 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 249

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           Ormas Lokal dan Ormas Berbasis Etnik





           Selain Ormas-ormas berskala nasional seperti Muhammadiyah, NU, dan
           Persis, ada beberapa ormas di Indonesia yang memiliki pengaruh cukup
           kuat di beberapa daerah atau etnik tertentu. Diantara ormas-ormas itu
           adalah Nahdlatul Watan (NW), Al-Irsyad, Jamiat Chair, Persatuan Islam
           Tionghoa Indonesia (PITI) , dan Al-Washliyah.
                                    1
           NW didirikan oleh Tuan Guru KH Zainuddin Abdul Madjid (1898-1997), atau biasa
           dipanggil dengan sebutan Syeh Maulana Tuan Guru, di Pancor, Lombok Timur,
           Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1 Mei 1953. Di Provinsi NTB, NW merupakan
           ormas Islam terbesar yang secara keanggotaan jauh melampaui anggota NU dan
           Muhammadiyah. Anggota ormas ini dapat dijumpai hingga ke desa-desa dan
           daerah pelosok di NTB. Perkembangan dari NW itu lebih banyak ditentukan oleh
           kharisma dan keilmuwan dari seorang TG Zainuddin. Ini tentu berbeda dari NU
           di Jawa yang perkembangannya didukung oleh sekumpulan ulama. Kharisma
           dari TG Zainuddin itu mengalir ke putra-putrinya yang sekarang memimpin NW.
           Bahkan dalam politik sebelum dan sesudah reformasi 1998 pun, NW cukup
           banyak memberi warna dan menentukan pemenang dalam pemilu (Aniq 2011,
           67). Meski secara nasional suara PBB (Partai Bulan Bintang) adalah sangat kecil,
           namun berkat dukungan NW, suara PBB di NTB cukup besar. Cucu dari TG
           Zainuddin, Muhammad Zainul Majdi atau biasa disebut Tuan Guru Bajang (TGB),
           terpilih menjadi gubernur NTB pada 2008 dengan menggunakan PBB dan PKS
           (Partai Keadilan Sejahtera). Pada tahun 2013, Majdi terpilih kembali menjadi
           gubernur NTB untuk periode kedua (2013-2018) melalui Partai Demokrat.
                                                                                       Gedung TK Pedesaan
                                                                                       Hamzanwadi NW (Nahdlatul
                                                                                       Watan) Rite Raba, Kota Bima.
                                                                                       Sumber: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.




























                                                                                                 233
   244   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254