Page 333 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 333
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
fusi politik. Akibatnya partai-partai Islam dipaksa bergabung menjadi satupartai Pemerintah kemudian
di bawah bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Banyak yang merancang kebijakan
menganggap bahwa kebijakan fusi ini merupakan upaya untuk melakukan penerapan azas
tunggal yang harus
de-islamisasi terhadap partai-partai Islam. Apalagi kebijakan fusi ini kemudian diadopsi oleh semua
dilanjutkan dengan kewajiban penerapan azas tunggal yang menyebabkan lembaga, organisasi
pertentangan hebat di kalangan tokoh-tokoh Islam dan pemimpin organisasi kemasyarakatan
Islam. dan kepemudaan,
termasuk organisasi-
organisasi sosial politik.
Pada Pemilu 1977 mulai tergambar segmentasi partai-partai di Indonesia karena Tentu saja kebijakan
untuk menerapkan
adanya penyederhanaan partai. Partai-partai Islam yang bergabung dalam PPP azas tunggal dengan
mengalami penurunan suara cukup besar sementara Golkar sebagai partai menjadikan Pancasila
penguasa Orde Baru menjadi pemenang pemilu dengan capaian suara yang sebagai satu-satunya
luar biasa. ideologi di indonesia
banyak mendapatkan
penentangan dari umat
Tabel 3 Hasil Pemilu 1977 islam.
Partai Pemilih %
PPP 18.743.491 29,3
Golkar 39.750.096 62,1
PDI 5.504.751 8,6
Jumlah 63.998.338 100
Sumber: Komisi Pemilihan Umum (www.kpu.or.id)
Untuk mengokohkan posisinya, Soeharto merencanakan untuk membatasi
pengaruh kelompok Islam di politik. Walaupun sudah dikelompokkan menjadi
satu partai dalam PPP dalam Pemilu 1982 suara umat Islam mengalami
peningkatan. Meskipun dari sisi prosentase suara mengalami penurunan tetapi
dari jumlah pemilihnya mengalami peningkatan. Tentu saja pekembangan ini
tidak sesuai dengan rencana rezim Soeharto yang berusaha untuk mengontrol
perkembangan partai Islam. Hasil Pemilu 1982 dapat dilihat dalam tabel berikut.
Tabel 4 Hasil Pemilu 1982
Partai Pemilih %
PPP 20.871.880 27,8
Golkar 48.334.724 64,3
PDI 5.919.702 7,9
Jumlah 75.519.702 100
Sumber: Komisi Pemilihan Umum (www.kpu.or.id)
317

