Page 372 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 372
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
Gedung Pengadilan Agama
Bima kelas 1B. Peradilan agama
menjadi sarana utama umat Islam
Indonesia dalam penyelesaian
kasus-kasus hukum keislaman
yang bersifat formal yuridis, tidak
untuk persoalan hukum Islam
yang normatif.
Sumber: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.
bagi masyarakat Islam Indonesia yang berusaha mencari keadilan tentang perkara
‘keislaman’ tertentu. Dengan ini, kewenangan Peradilan Agama berubah dan
makin meluas mencakup pengadilan sengketa di bidang zakat, infaq, sedekah,
serta ekonomi syariah. 37
Sementara itu, sentralitas masalah haji bagi lembaga yang mengurusi masalah
keagamaan sudah sangat dirasakan sejak jaman kolonialisme Belanda. Di era
kolonial, kegiatan berhaji umat Islam bahkan dipandang bernuansa politik,
terkait penyebaran ide Pan Islamisme yang dikhawatirkan dapat membangkitkan
perlawanan rakyat Indonesia. Karena itu pemerintah kolonial bahkan sempat
38
berencana melarang orang Islam untuk berhaji dengan alasan bahwa haji akan
membuat kaum pribumi menjadi fanatik. Maka, pengawasan terhadap kegiatan
ibadah ini dilakukan sangat ketat oleh penguasa kolonial Belanda, termasuk
pengawasan yang diberikan konsulat Belanda di Jeddah dan Kairo.
39
Setelah kemerdekaan, pengurusan ibadah haji dilakukan oleh pemerintah
melalui Kementerian Agama, meski sejak 1950 penyelenggaraannya juga
dilakukan oleh pihak swasta dengan dikeluarkannya Surat Kementerian
Agama RIS No. 3170. Pada praktiknya, penanganan haji secara langsung
kemudian tidak dilakukan oleh Kementrian Agama melainkan oleh Panitia
Haji. Penyelesaian masalah pengangkutan jamaah haji yang terjadi pada 1964
membuat dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 122/1964 yang kemudian
diikuti oleh pendirian PT. Arafat di tahun tersebut sebagai penyelenggara
pelayanan haji dengan transportasi kapal laut. Setelah PT. Arafat pailit pada
1979, pemerintah meniadakan perjalanan haji lewat laut, hanya udara.
Pemerintah pun kembali menjadi penyelenggara langsung ibadah haji. Dekade
356

