Page 41 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 41

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                       1911:          Jamiat Kheir mendatangkan guru-guru dari Timur Tengah
                                      diantaranya Syaikh Ahmad Surkati dari Sudan, Syaikh Muhamad
                                      Abdullah dari Mekkah, dan Syaikh Muhammad Thaib dari
                                      Maroko.

                       1911:          Jam’iyyah al- Da’wah wa-al-Irshad di Kairo berdiri


                       1911:          Berdiri Persyarikatan Ulama

                        1911:         Al-Munir diterbitkan di Padang. Didirikan sebagai majalah
                                      pembaharuan  kaum muda  Sumatera Barat yang melanjutkan
                                      peran dan semangat  al-Imam, yang berhenti terbit. Hadji
                                      Abdullah Ahmad, pendiri sekaligus redaktur  al-Munir, bahkan
                                      ”meniru semboyan dan bentuk majalah al-Imam.”

                       1911, 11 November:  Anggaran dasar SDI pertama dirumuskan oleh Raden Mas
                                      Tirtoadisurjo yang merupakan salah satu tokoh SI yang memiliki
                                      pendidikan tinggi. Dalam anggaran dasar itu disebutkan bahwa
                                      bagi kaum muslimin diwajibkan untuk turut mencapai kemajuan
                                      dengan cara mendirikan perhimpunan yang disebut dengan
                                      Sarekat Islam.

                       1912,  11  November:  Sarekat  Islam  (SI)  didirikan  di  Solo  yang  merupakan
                                      kelanjutan dari organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI). SI menjadi
                                      organisasi masa pertama yang terbuka. SI hadir sebagai respon
                                      atas kesenjangan sosial  antara pribumi dan kolonial, juga antara
                                      pribumi dan Cina, khususnya menyangut persaingan dalam
                                      industri batik


                       1912, 18 November: Muhammadiyah berdiri. Muhammadiyah adalah ormas
                                      reformis terbesar di Indonesia yang didirikan oleh KH Ahmad
                                      Dahlan  di  Yogyakarta.  Pada  tahun-tahun  awal  pendiriannya,
                                      Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan pembaruan pemikiran
                                      keagamaan yang sangat gigih dengan menentang TBC (Takhayul,
                                      Bid’ah, dan Churafat), gerakan yang aktif melakukan perlawanan
                                      terhadap  penetrasi  misi  Kristen dan  system  ordonansi,  dan
                                      gerakan yang bercorak modern dengan memperkenalkan sistem
                                      pendidikan berkelas dan system organisasi modern.

                       1912,  12  September: Persis didirikan di Bandung oleh Haji Zamzam dan
                                      Muhammad  Yunus.  Persis baru  kokoh  menjadi  ormas  pada
                                      tahun 1930-an.

                       1913:          SDI telah memiliki 10 pusat perdagangan.






                                                                                                 25
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46