Page 46 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 46
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
1922, 31 Oktober-2 November: diadakan Kongres Al-Islam yang pertama
di Cirebon. Dalam kongres tersebut Haji Abdul Wahab dan
pendukungnya mengemukakan bahwa kaum tadisi pada
prinsipnya setuju dengan perubahan dalam proses pembelajaran
agama Islam dengan menggunakan sistem modern, seperti
yang dikemukakan oleh kalangan ulama reformis (yang sering
pula disebut kaum muda). Namun mereka tidak sependapat
kalau kitab-kitab kuning disingkirkan, karena menurut mereka
kitab-kitab mazhad masih belum dapat diganti. Kongres ini
tidak berhasil menyatukan atau mengkompromikan pemikiran
kedua kubu yang berbeda pendapat, yang akhirnya masing-
masing pihak melakukan modernisasi pendidikan Islam dengan
caranya masing-masing.
1922: Komisi Perbaikan Raad Agama dibentuk.
1923: Seorang guru Thawalib bernama Datuk Batuah datang dari Jawa
dan membawa pengaruh komunis yang lebih mencerminkan
sikap radikal melawan penjajah dibanding faham materialisme
itu sendiri.
1923, Februari: Diadakan Kongres Nasional SI di Madiun. Dalam Kongres
tersebut diputuskan bahwa SI secara resmi melembagakan
tujuan-tujuan politiknya dengan merubah namanya menjadi
Partai Sarekat Islam. Selain menetapkan berlakunya disiplin
partai, Kongres tersebut juga membicarakan sikap politik partai
terhadap pemerintah, di mana partai tidak lagi mempercayai
pemerintah dan karenanya akan menolak kerjasama dengan
pemerintah (politik non-koperasi) melalui Volksraad.
1923, 12 September: Persis didirikan di Bandung dengan bantuan pedagang
dari Sumatra yaitu Haji Zamzam dan Haji Muhammad Junus
dan kemudian Ahmad Hasan. Selain itu Muhammad Natsir juga
bergabung yang kemudian menjadi tokoh Masjumi.
1923: Majalah Bintang Islam diterbitkan oleh H. Fachrodin dan HOS
Tjokroaminoto (masing-masing dari Muhammadiyah dan
SI). Selain untuk meliput masalah-masalah agama dan sosial
kaum Muslim Indonesia, majalah tersebut juga bertujuan
menginformasikan kejadian-kejadian internasional di negara-
negara Muslim lainnya di seluruh dunia.
30

