Page 427 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 427

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           Jaringan Sekolah Islam Terpadu





           Salah satu gerakan dakwah fenomenal yang berkembang pada era mutakhir           Gerakan dakwah
                                                                                            fenomenal yang
           panggung Islam Indonesia adalah gerakan pendidikan melalui Sekolah Islam      berkembang pada era
           Terpadu  (SIT)  yang  tersebar  di  seluruh  Indonesia.  Sekolah  ini  memiliki  afiliasi   mutakhir panggung
           pada gerakan tarbiyah dan gerakan masjid kampus serta LDK tahun 1980-an       Islam Indonesia adalah
                                                                                          gerakan pendidikan
           yang dengan demikian dipengaruhi semangat Ikhawanul Muslimun. Secara          melalui Sekolah Islam
           politik, psikologis dan kultural, gerakan ini memiliki ikatan emosional dengan   Terpadu (SIT) yang
           Partai  Keadilan  Sejahtera  (PKS).  Sebagai  sekolah  modern,  SIT  menuai  sukses   tersebar di seluruh
           dari mulai taman kanak-kanan hingga sekolah menengah atas. Sekolah Islam      Indonesia. Sekolah ini
                                                                                          memiliki afiliasi pada
           Terpadu (SIT) awalnya didirikan di Jabodetabek tahun 1993, kemudian dengan     gerakan tarbiyah dan
           cepat berkembang pesat ke seluruh Indonesia. Ada lima sekolah yang menjadi    gerakan masjid kampus
                                                                                            serta LDK tahun
           proyek awal model penyelenggaraan SIT ini yaitu SDIT Nurul Fikri Depok, SDIT   1980-an yang dengan
           Al Hikmah Jakarta Selatan, SDIT Iqro Bekasi, SDIT Ummul Quro Bogor, dan SDIT   demikian dipengaruhi
           Al Khairot Jakarta Timur. Hanya dalam tempo 10 tahun, jumlah sekolah yang      semangat Ikhawanul
           berada dalam manajemen Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia ini         Muslimun.
           sudah mencapai 1.926 unit sekolah yang terdiri dari 879 unit TK, 723 unit SD,
           256 unit SMP, dan 68 unit SMA.


           SIT mengintegrasikan pendidikan umum dan agama dalam suatu jalinan
           kurikulum, pembelajaran, dan lingkungan terpadu dalam usaha membangun
           sekolah bermutu layaknya sekolah-sekolah kelas dunia atau berstandar
           internasional. “Inspirasi membangun sekolah Islam bermutu didorong keinginan
           mendirikan sekolah yang bebas dari sekularisme,” kata Sukro Muhab, Ketua
           JSIT Indonesia. Tingginya minat masyarakat menyekolahkan putra-putrinya
           ke SIT tidak lepas dari tiga kunci utama keberhasilan proses pendidikan di SIT:
           Pertama, niat dan dedikasi pendidik di SIT berpijak pada motif menggapai ridha
           Allah SWT semata. Kedua, kepercayaan dan harapan yang tinggi dari orang
           tua kepada SIT. Ketiga, dukungan masyarakat, pemerintah, dan pihak lain bagi
           kebangkitan sekolah Islam bermutu.

           Akhir-akhir ini, model SIT menjadi fenomenal bukan hanya di Indonesia bahkan
           juga di kawasan Asia Tenggara. Semangat para orang tua menyekolahkan anak-
           anaknya, terutama dari kalangan menengah dan atas, tidak lepas dari prinsip SIT
           yaitu menolak sekularisme dalam filosofi pendidikan. Karena konsepnya yang
           terpadu, SIT menolak dikotomi antara pendidikan agama dan sekuler. Sebagai
           sekolah yang dikelola oleh para aktifis gerakan dakwah, berbeda dengan sekolah
           umum. Para penyelenggara SIT adalah kalangan Muslim terdidik yang memiliki
           kesadaran Islam yang tinggi yang diwariskan dari semangat para aktifis dakwah
           gerakan masjid kampus, LDK dan gerakan tarbiyah. Semangat dan motivasi









                                                                                                 411
   422   423   424   425   426   427   428   429   430   431   432