Page 494 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 494
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
difungsikan sebagai penggerak masyarakat dalam membangun ekonominya
secara mandiri. Dalam perkembangannya, di bawah pengaruh Abdurrahman
Wahid, P3M merekrut kader-kader baru, seperti Masdar F. Mas’udi dan K.H.
Husein Muhammad, seorang ulama muda dari Cirebon.
Sedari awal berdiri, P3M bertujuan mengembangkan pengetahuan dan
pemikiran Islam tentang pendidikan dan sosial, meningkatkan peran pesantren
dalam pembangunan serta mengembangkan sumber daya manusia ke arah
terwujudnya kecerdasan dan kesejahteraan bangsa. Selain melakukan pendidikan
dan pelatihan bagi komunitas pesantren, P3M pernah juga melakukan kegiatan
pembinaan anak jalanan, mengadakan sarasehan (halaqah) dengan para kyai
di pesantren serta menerbitkan majalah Halqah yang terbit sejak tahun 1997
dan disebarluaskan ke ribuan pesantren jaringan P3M. Sejumlah pesantren
yang terlibat dalam program-program pelatihan dan pengembangan awal yang
dilakukan oleh LP3ES, di antaranya adalah Pesantren Al-Falak, Bogor, Jawa Barat
dengan program pengembangan perikanan; Pesantren Pabelan, Magelang dan
Pesantren Maslakul Huda, Pati, keduanya di Jawa Tengah, dengan program
pengembangan masyarakat. Pabelan secara khusus menjalankan program
penyediaan air bersih dengan teknologi pompa hidran kepada masyarakat;
Pesantren Guluk-Guluk, Madura, Jawa Timur dengan program pengembangan
irigasi; Pesantren Tebuireng dengan pengembangan perpustakaan; dan
Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan program pengembangan
koperasi. 48
Selain P3M, beberapa lembaga lain, seperti Dian Desa dan organisasi-organisasi
non-pemerintah lain, baik dalam maupun luar negeri, tercatat juga pernah
terlibat aktif dalam upaya pengembangan masyarakat melalui pesantren.
LSM dan Ormas Islam Arus Utama
Sejauh ini, LSM yang memfokuskan diri pada agenda pengembangan masyarakat
terbagi ke dalam dua kelompok: mereka yang berafiliasi dengan organisasi Islam
mainstreem dan yang bergerak otonom dan tidak berafiliasi kepada organisasi
manapun. Lembaga Kajian dan Sumber Daya Manusia NU (LAKPESDAM NU)
adalah contoh LSM yang berafiliasi dengan organisasi Islam Nadlatul Ulama.
Didirikan pada 7 April 1985 di Jakarta, LAKPESDAM NU adalah lembaga yang
478

