Page 508 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 508

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                                    Nasional (LAZNAS). Sebagai lembaga yang fokus menangani isu-isu kemanusiaan
                Segera setelah
              berpisah dari Partai   global, PKPU bekerjasama dengan NGO internasional dari manca-negara yang
                Keadilan PKPU       memiliki visi selaras. Setelah ditetapkan sebagai ”NGO in Special Consultative
             menisbahkan dirinya    Status with the Economic and Social Council of the United Nations” pada 21 Juli
            sebagai lembaga yang    2008, PKPU pada tahun 2010, telah resmi terdaftar sebagai Organisasi Sosial
              bergerak di bidang
             sosial. Pada 8 Oktober   Nasional berdasarkan keputusan Menteri Sosial RI No 08/Huk/2010. 86
             2001, berdasarkan SK.
            Menteri Agama No 441
            PKPU telah ditetapkan   Sejauh ini, lembaga yang memiliki slogan ”Menggugah Nurani Menebar
             sekaligus dikukuhkan   Peduli” ini bergerak dalam beberapa strategi, di antaranya adalah:  pertama,
               sebagai Lembaga      Pengumpulan Dana dan Bantuan Masyarakat, yang dilakukan melalui: a) Zakat,
              Amil Zakat Nasional   Infak, Sedekah (ZIS) dan Wakaf serta dana CSR Perusahaan; b) Dana Khusus
                  (LAZNAS).
                                    bencana kemanusiaan; c) Pakaian, bahan makanan (sembako) dan obat-obatan;
                                    dan d) Dana Hewan Kurban. Kedua, misi penyelamatan kemanusiaan, baik di
                                    daerah-daerah Bencana Alam dan Kemanusiaan serta di daerah kritis dan minus.
                                    Ketiga, Rehabilitasi Kemanusiaan, melalui: a) Rehabilitasi fasilitas kesehatan dan
                                    air bersih; b) Rehabilitasi fasilitas pendidikan; c) Rehabilitasi fasilitas ibadah; dan
                                    d) Rehabilitasi fasilitas ekonomi. Keempat, Pembangunan Masyarakat, melalui:
                                    a)  Pemberdayaan  ekonomi  umat;  b)  Pendidikan  alternatif;  c)  Pembangunan
                                    pelayanan kesehatan mandiri; dan d) Distribusi hewan kurban. 87

                                    Selain Dompet Dhuafa Republika dan PKPU, program filantropi juga menjadi
                                    concern beberapa lembaga lain, di antaranya adalah Bulan Sabit Merah Indonesia
                                    (BSMI), sebuah lembaga kemanusiaan dan sosial dibidang kesehatan. Lembaga
                                    ini dideklarasikan pendiriannya pada Sabtu, 8 Juni 2002, di Masjid Al-Azhar
                                    Jakarta, yang kala itu dihadiri oleh Ketua MUI, tokoh masyarakat, organisasi
                                    Islam, lembaga kemanusiaan, LAZ, mahasiswa dan para pelajar asal ibukota.

                                    Terabaikannya persoalan kesehatan karena ketidakmampuan masyarakat
                                    membeli produk kesehatan akibat himpitan ekonomi menjadi salah satu dasar
                                    pendirian BSMI. Hal lain yang juga menginspirasi pendirian lembaga ini adalah
                                    kenyataan bahwa telah terjadi peningkatan masalah kemanusiaan di Indonesia,
                                    baik yang diakibatkan oleh bencana alam, konflik antar-etnis ataupun disebab-
                                    sebab  lainnya.  Dengan  dasar  itu,  BSMI  muncul  sebagai  sebuah  organisasi
                                    kemanusiaan yang bersifat independen, tidak terkooptasi oleh kepentingan
                                    individu dan lembaga, dan ditujukkan bagi siapapun yang membutuhkan tanpa
                                    memandang RAS, kelas, negara, dan aspirasi politik. Prinsip dasar gerakan
                                    LSM ini di antaranya adalah: 1) Keikhlasan; 2) Amanah; 3) Profesionalitas; 4)
                                    Kemanusiaan; 5) Kesamaan; 6) Kenetralan; 7) Kemandirian; 8) Kesatuan; dan
                                    9) Kesemestaan.
                                                    88

                                    Visi utama BSMI adalah menjadi lembaga kemanusiaan nasional di Indonesia dan
                                    bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan lain di tingkat nasional, regional dan
                                    internasional. Sedangkan misi utama BSMI di antaranya adalah: 1) Kemanusiaan
                                    dan  Perdamaian;  2)  Melindungi  kehidupan  akibat  korban  konflik  dan  situasi






                    492
   503   504   505   506   507   508   509   510   511   512   513