Page 207 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 207

(inevitable). Dengan kata lain, jatuh bangun suatu negara adalah suatu hal yang


                        alamiah. Sebagaimana sejarah mencatat, betapa suatu bangsa yang zaman dahulu

                        begitu besar, akhirnya jatuh seiring berjalannya waktu. Bangsa yang pernah besar


                        itu  antara  lain,  Yunani  Kuno,  Romawi  Kuno,  Viking,  Mongolia  danTurki

                        Ottoman.Bangsa Viking saat ini tidak lebih dari sekedar legenda. Bangsa Yunani


                        Kuno  yang  menurut  para  ahli  sejarah  merupakan  pusat  peradaban  dan  sumber

                        ilmu  pengetahuan  umat  manusia,  kinimenjadi  negara  yang  ekonominya  paling


                        terpuruk  di  Eropa.  Demikian  pula  kebesaran  Kekaisaran  Mongolia  yang  pada

                        abad  XIV  tercatat  pernah  menjadi  kekaisaran  terbesar  sepanjang  sejarah,  kini


                        eksistensi  dan  pengaruhnya  boleh  dikata  telah  menghilang  dalam  percaturan

                        dunia.

                               Pada  titik  inilah  peran  pentingnya  sejarah.  Melalui  sejarah  kita  akan


                        memahami siapa identitas kita, dari mana kita kemarin,dimana kita sekarang dan

                        kemana  kita  akan  menuju  besok.  Sebagai  bangsa  yang  secara  historis  maupun


                        biologis  merupakan  keturunan  bangsa  Sriwijaya,  Majapahit,  Gowa,  Ternate,

                        Tidore, dan lain sebagainya;semestinya kita paham mengapa sebagai bangsa besar


                        dan digdaya, mereka runtuh juga. Yang menyedihkan, sampai sekarang belum ada

                        akademisi yang meneliti sedikit pun tentang faktor penyebab keruntuhannya. Kita


                        perlu  khawatir,  karena  sebagaimana  sejarawan  Inggris,  Arnold  Toynbee

                        berpendapat  bahwa  sejarah  cenderung  berulang.  Sifat  dasar  manusia  yang


                        cenderung  tidak  berubah,  menyebabkan  peristiwa  sejarah  masa  lalu,  pada

                        waktunya datang kembali.









                                                              28
   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212