Page 208 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 208

Hingga  saat  ini  masih  terdapat  silang  pendapat  tentang  identitas  bangsa


                        Indonesia.  Ada  yang  masih  menganggap  bahwa  bangsa  Indonesia  lahir  pada

                        tanggal  17  Agustus  1945.  Ketiadaan  konsensus  akan  identitas  bangsa  Indonesa


                        akan  sangat  berbahaya  bagi  keutuhan  wilayah  Indonesia.  Semangat

                        etnonasionalisme/kesukuan  dapat  mengiring  Indonesia  menuju  perpecahan.


                        Sehingga  sudah  sepantasnya  jika  ada  penegasan  bahwa  asal  muasal  bangsa

                        Indonesia  adalah  meliputi  masa  Kerajaan  Sriwijaya,  Majapahit,  Gowa,  Ternate,


                        Tidore, dan lain sebagainya.

                               Sebagai  sebuah  konsep  geopilitik,  Wawasan  Nusantara  harus  menjadi


                        referensi tetang identitas bangsa Indonesia. Artinya, melalui Wawasan Nusantara

                        kita  dipandu  untuk  menyadari  hakikat  bangsa  Indonesia  adalah  bukan  sebagai

                        bangsa yang dipersatukan karena persamaan nasib sebagai wilayah yang pernah


                        menjadi  wilayah  jajahan  kolonial  Kerajaan  Belanda.  Bangsa  Indonesia  harus

                        dipandang  sebagai  bangsa  yang  sudah  ada  jauh  sebelum  Kerajaan  Belanda


                        menjejakkan kakinya di bumi nusantara. Nenek moyang bangsa Indonesia sudah

                        ada  sejak  jaman  dahulu.  Bahkan  diantaranya  sempat  menjadi  kerajaan  besar,


                        seperti  Kerajaan  Sriwijaya  dan  Majapahit.  Bangsa  Indonesia  di  dalam  NKRI

                        merupakan  bangsa  yang  terlahirkan  kembali,  namun  berasal  dari  keturunan


                        kerajaan-kerajaan  yang pernah mendiami bumi nusantara.

                        Wawasan Nusantara Sebagai Konsep Strategis


                               Bernard  H.  M.  Vlekke,  dalam  analisisnya  mengenai  sejarah  Indonesia,

                        menjelaskan  bahwa  Kertanegara,  yang  pada  waktu  itu  adalah  raja  Kerajaan

                        Singasari  yang  terletak  di  Jawa,  melakukan  kebijakan  luar  negeri  yang  sangat






                                                              29
   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213