Page 162 - Perdana Menteri RI Final
P. 162

pembangunan, Hatta membentuk kementerian       c.  Menanami tanah baru yang belum                                      kepada pemerintah soal hukum tanah secara      KMB DAN PENGAKUAN KEDAULATAN
                           baru,  yaitu kementerian  pembangunan dan         ditanami. 246                                                        umum; (2) merancang dasar-dasar hukum tanah
                                                                                                                                                                                                 Pada tanggal 18 Desember 1948, Belanda
                           pemuda. Gabungan pembangunan dan pemuda                                                                                yang memuat politik agraria daripada Negara
                                                                          Meskipun pertanian di Jawa telah dikerjakan                                                                            melakukan agresi militer kedua di ibukota
                           merupakan simbol bahwa pembangunan negara                                                                              Republik Indonesia; (3) merancang perubahan,
                                                                          dengan baik, pengalaman selama enam bulan                                                                              Republik, Yogyakarta. Sehari pasca serangan
                           akan disemangati oleh jiwa pemuda yang                                                                                 penggantian, dan pencabutan peraturan lama,
                                                                          terakhir menyatakan bahwa pertanian masih                                                                              tersebut, Yogyakarta diduduki oleh militer
                           penuh semangat dan cekatan dalam bertindak.
                                                                          dapat  diintensifkan. Penanaman baru  yang                              baik dari sudut legislatif maupun praktik; (4)   Belanda dan para pemimpin Republik
                           Kementerian ini mendapat tugas untuk
                                                                          berasal dari tanah hutan, perkebunan, bekas                             menyelidiki soal-soal baru yang berhubungan    membiarkan     dirinya  ditangkap    dengan
                           menampung sebagian pemuda-pemudi yang
                                                                          erfpacht klein landbouw, yang ditanami dengan                           dengan  soal  tanah.  Tugas  kewajiban  panitia   asumsi bahwa perhatian dunia akan tertuju
                           dikeluarkan dari tentara dan mengusahakan
                                                                          padi dan palawija kurang lebih 75.000 hektar                            itu termasuk merencanakan cara bagaimana       kepada Indonesia sehingga aksi militer
                           supaya mereka dapat melakukan pekerjaan
                                                                          luasnya. Tanah sawah yang diusahakan ditanami                           menjalankan pasal-pasal agraria yang tersebut   Belanda ini tidak mendapat simpati dari
                                 244
                           kreatif.  Dalam hal memilih pekerjaan,
                                                                          luasnya lebih kurang 138.000 hektar, sedangkan                          dalam program nasional.                        dunia internasional. Hampir seluruh anggota
                           diutamakan ke dalam bidang  pekerjaan  yang
                                                                          tanah  yang  dicoba ditanami jenis  padi yang                                                                          kabinet, kecuali beberapa orang yang tidak ada
                           membuat perusahaan, menghasilkan makanan,                                               247                            Salah satu program Hatta dalam bidang politik
                                                                          bagus luasnya kurang lebih 566.000 hektar.                                                                             di tempat, ditangkap, termasuk pula Sjahrir.
                           dan membuat pakaian.                           Sementara itu, untuk memajukan kerajinan dan                            yang belum begitu diketahui banyak orang adalah   Sukarno, Agus Salim, dan Sjahrir, kemudian
                                                                          industri rakyat, pertukangan rakyat, perikanan                          mempersiapkan penyelenggaraan pemilihan        diasingkan ke Brastagi dan kemudian Parapat,
                           Titik berat dari usaha kementerian pemuda dan
                                                                          dan perhewanan, Hatta menjalankan latihan                               umum (pemilu). Dasar hukum dari program        Sumatera Utara dan Hatta, Ali Sastroamidjojo,
                           pembangunan adalah menjalankan program
                                                                          koperasi pada tiap-tiap keresidenan. Latihan                            ini ditetapkan dalam Undang-Undang No. 27      dan beberapa pemimpin lainnya diasingkan
                           transmigrasi secara besar-besaran yang dirancang
                                                                          koperasi yang diberikan kepada rakyat di desa-                          pada tanggal 28 Agustus 1948. Memang pemilu    ke Bangka pada tanggal 22 Desember. Pada
                           oleh pemerintah atas dasar memperbesar
                                                                          desa tidak saja mengenai kepandaian mengatur                            tidak  akan  diadakan  dengan  segera,  menurut   tanggal  5 Februari 1949, Sukarno dan Salim
                           kemakmuran     rakyat   dan    menyebarkan
                                                                          pembukuan dan administrasi koperasi, melainkan                          perhitungan persiapannya memakan waktu satu    kemudian dipindahkan ke tempat tahanan
                           kemakmuran    seluruh   rakyat. 245  Namun,
                                                                          mendidik semangat cinta kepada masyarakat atas                          tahun dan pemilihannya akan berlangsung tiga   Hatta di Bangka. Dalam penahanan Hatta
                           kebijakan ini belum dapat dilakukan sepenuhnya
                                                                          dasar usaha bersama. 248                                                bulan sampai satu tahun lagi. Tujuan diadakan   ditempatkan di villa berkamar tidur dua buah,
                           dan masih terbatas kepada penyelidikan
                                                                                                                                                  pemilihan umum ini adalah dua pertimbangan:    tetapi dikurung oleh kawat berduri – cara-cara
                           tentang daerah transmigrasi, memikirkan dan    Tanah memang menjadi salah satu concern dari
                                                                                                                                                  agar terbentuk susunan pemerintahan yang lebih   Belanda tidak berubah sejak masa praperang.
                           merencanakan cara bagaimana transmigrasi       Kabinet Hatta. Dalam Keterangan Pemerintah
                                                                                                                                                  dapat dipertanggungjawabkan dalam masyarakat   Ketika salah satu anggota Komite Jasa Baik
                           diselenggarakan.  Di  samping  itu,  pada  masa   kepada BP KNIP pada 16 Februari, salah
                                                                                                                                                  dan pemerintah dan agar demokrasi Indonesia    menengok tempat interniran Hatta, ia terkejut
                           Kabinet Hatta, Republik kehilangan daerah-     seorang anggota mengusulkan dihapuskannya
                                                                                                                                                                          250
                                                                                                                                                  dapat tumbuh berkembang.  Hatta berpendapat    melihat Hatta “tinggal di dalam sangkar”.
                           daerah makmur dan subur yang menyebabkan       hak konversi. Hatta kemudian membentuk
                                                                                                                                                  parlemen yang memiliki legitimasi dan kekuatan   Hatta mengatakan, “hal ini  bertentangan
                           kelancaran  produksi   menjadi   terhambat,    suatu badan agraria untuk menyelidiki hal
                                                                                                                                                                                                 dengan keterangan wakil Belanda di PBB yang
                                                                                                                                                  hanyalah parlemen yang dipilih secara sah dan
                           terutama pada bidang pertanian, perikanan, dan   itu. Berdasarkan laporan panitia tersebut
                                                                                                                                                                                                 mengatakan bahwa mereka dibiarkan bebas
                           perhewanan. Hatta merencanakan tiga kebijakan   maka Undang-Undang No. 13 Tahun 1948                                   demokratis oleh rakyat. Di dalam parlemen
                                                                                                                                                                                                 bergerak di sekitar Bangka”. 251
                           untuk memperbanyak produksi dengan cara:       dihapuskanlah   hak   konversi   di  daerah                             tersebut perdebatan antar partai mengenai isu-isu
                                                                          Yogyakarta dan Surakarta yang menyebabkan                               penting negara sebaiknya diperdebatkan. Hatta   Dewan Keamanan PBB merasa bahwa serangan
                           a.  Menanami tanah pertanian yang sudah ada
                                                                          hilangnya suatu hak tanah yang bersifat feodal,                         pun melihat bahwa kabinetnya sendiri berfungsi   militer  yang  dilakukan oleh Belanda  sudah
                             lebih kerap kali daripada yang telah sudah
                                                                          sesuai dengan keinginan petani dalam kedua                              secara sementara. Dan ia mengharapkan setelah   terlampau jauh. Ketika Belanda menyerang,
                             dalam setahunnya.                                            249
                                                                          daerah tersebut.  Hatta juga membentuk                                  suasana politik kembali normal, kesepakatan    Komite Jasa Baik PBB berada hanya beberapa
                           b.  Memperbesar hasil tiap-tiap hektar tanah   Panitia Agraria pada tanggal 21 Mei 1948 yang                           partai dapat membentuk sebuah kabinet          kilometer di Yogyakarta, tepatnya di Kaliurang,
                             pada tiap-tiap kali panenan.                 memiliki kewajiban: (1) memberi pertimbangan                            parlementer yang kuat.                         dan dengan cara Belanda melakukan penyerangan





                           150   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  151
   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167