Page 170 - Perdana Menteri RI Final
P. 170
261
bisa mengangkat senjata semaunya”. Sementara Tugasnya sebagai wakil presiden disibukkan oleh
itu, terhadap proklamasi Republik Maluku Selatan keperluan kegiatan politik (seremonial) negara,
yang dilakukan oleh Menteri Kehakiman Indonesia seperti pada perayaan kemerdekaan setiap
Timur, Dr. Soumokil, Hatta menghimbau “jika tanggal 17 Agustus atau pembukaan kegiatan
saudara benar-benar mencintai bung Karno dan negara, sidang parlemen, konferensi nasional
saya sebagai pemimpin saudara, jangan jauhkan atau internasional, pameran, atau pembangunan
nama kami dengan tindakan tak menentu yang gedung dan sarana/prasarana. Hatta banyak
262
bersifat anarkis”. melalukan kunjungan ke daerah-daerah untuk
berbicara kepada berbagai tokoh dan kelompok.
Gerakan-gerakan menolak bergabung kepada
Ia sering diminta juga untuk mengisi ceramah
negara kesatuan dapat diredam oleh pasukan
atau memberikan kuliah umum di universitas
Republik. Negara-negara federal yang perlahan
Presiden Sukarno, Perdana Menteri Mohammad
atau sekolah kepempinan, seperti Universitas
Hatta dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX turut
mulai runtuh, membuat Sumatera Timur
hadir menyaksikan upacara pembukaan PON I di Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Sekolah
mengikuti arus mendukung konsepsi negara
Stadion Sriwedari Solo pada 9 September 1948.
Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad),
kesatuan. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS
Arsip Nasional Republik Indonesia dan Akademi Dinas Luar Negeri.
secara resmi dibubarkan dan diubah menjadi
negara kesatuan kembali dengan nama yang
Hatta dan Sukarno diberi porsi untuk memainkan
dipakai pada proklamasi kemerdekaan: Republik peran sebagai penasihat, tempat untuk bertanya
6. Menyelesaikan soal Irian Barat dalam Timur, terlihat dari penentangan yang dilakukan Indonesia. Jakarta dipilih kembali sebagai
pemimpin pemerintahan, partai, universitas, dan
setahun ini juga dengan jalan damai. oleh Westerling, Andi Aziz, dan pembentukan
ibukota negara. Revolusi politik telah berakhir,
masyarakat. Hatta misalnya sering diminta saran
Republik Maluku Selatan. Hatta kecewa dengan
7. Menjalankan politik luar negeri yang pembangunan yang lebih terarah dibutuhkan dalam pembentukan kabinet baru. Namun,
dukungan yang diberikan oleh Sultan Hamid
memperkuat kedudukan RIS dalam dunia dalam negara kesatuan yang kembali diusung. sebagai wakil presiden konstitusional, Hatta
kepada Westerling, meskipun Sultan Hamid telah
internasional dengan memperkuat cita-cita Masih banyak masalah sosial, politik, agama, hanya bisa mempertanyakan keputusan kabinet
diberikan kepercayaan mengemban tugas sebagai
perdamaian dunia dan persaudaraan bangsa- etnisitas, kebudayaan, dll, yang belum apabila ia tidak setuju terhadapnya dan tidak
menteri pada masa transisi menuju negara kesatuan.
bangsa. terselesaikan oleh Revolusi dan akan dihadapi bisa mendesakkan kekuasaannya. Meskipun
oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Meskipun Hatta lebih menyukai federasi, namun Terhadap pembelotan yang dilakukan oleh Kapten berperan secara simbolik, Sukarno dan Hatta
ia bersedia mengikuti suara terbanyak dari para Andi Aziz di Sulawesi, Hatta mengeluarkan tidak bisa menghindarkan dirinya untuk terlibat
DARI DWITUNGGAL KE DWITANGGAL
pemimpin Republik dan rakyat sekalian untuk pidato tanggal 10 April dengan membedakan dalam pertentangan terus menerus yang muncul
mengupayakan negara kesatuan, dengan catatan pemberontakan yang dilakukan Westerling dan Setelah RIS diubah menjadi bentuk negara antarkelompok politik, agama, militer, dan
bahwa desentralisasi daerah dapat dilakukan. Hatta Andi Aziz. Ia mengatakan bahwa “jangan kita kesatuan kembali, Hatta mendapatkan kedaerahan yang muncul di masa demokrasi
berusaha mendorong terciptanya negara kesatuan lupakan bahwa lawan bukanlah musuh kita, tetapi kepercayaan kembali menjadi wakil presiden parlementer. Salah satu perhatian Hatta adalah
dengan seminimal mungkin gesekan dengan negara saudara-saudara kita sendiri, satu bangsa dan satu Republik Indonesia. Tanpa hambatan berarti, ia pada masalah partai politik yang menurutnya
federal. Ada banyak sentimen pro-Republik di daerah … karena itu tidak baik kalau perjuangan dipilih kembali sebagai wakil presiden dengan menciptakan instabilitas dalam demokrasi
negara-negara federal yang didirikan oleh Belanda. politik dibarengi dengan kekerasan dengan mendapatkan 113 suara. Dalam sistem demokrasi parlementer dan hanya berjuang untuk
Apalagi federalisme dilihat secara curiga sebagai tangan terkepal atau tindakan seperti itu”. Hatta parlementer yang baru, Hatta hanya menjadi kepentingan kelompoknya daripada negaranya
muslihat Belanda. Namun, untuk mempercepat menegaskan oposisi dibenarkan dalam demokrasi, wakil kepala negara yang konstitusional. Ia tidak sendiri. Hatta berpendapat bahwa “partai
transisi ke negara kesatuan, muncul oposisi yang kuat tapi tidak boleh mengancam keamanan sebab aktif dalam pemerintahan sebagai eksekutif, politik dimaksudkan untuk menjadi sarana
dari negara-negara Sumatera Timur dan Indonesia “demokrasi bukanlah anarki, di mana setiap orang sebab tugas itu diambil alih oleh perdana menteri. yang teratur dalam menyalurkan pandangan
158 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 159

