Page 221 - Perdana Menteri RI Final
P. 221

113  Java Post 16 Mei 1950.  140  Java Post 5 Djuni 1950.
 114  Java Post 17 Mei 1950.  141  Java Post 5 Djuli 1950.
 115  Mona Lohanda, Op.cit., hlm.57.  142  Ide Anak Agung Gde Agung, Op.cit., hlm. 770-71.
 116  Java Post 19 April 1950; Java Post 19 April 1950.  143  Lihat Lembaran Negara Nr.59, 1950. berisi tentang
 peraturan pembentukan daerah provinsi Negara Kesatuan
 117  Kedaulatan Rakyat, 25 Maret 1950.
 yang terdiri dari 10 provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah,
 118  Kedaulatan Rakjat, 11 Maret 1950.  Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Tengah, Sumatera
 Selatan, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Sunda Kecil.
 119  Java Post, 27 Djuli 1950.
 peraturan tersebut mulai berlaku pada tanggal terbentuknya
 120  Anonim., Kembali kepangkuan Republik Indonesia:   Negara Kesatuan Republik Indoensia. penetapan
 Menjongsong Terbentuknja Negara Kesatuan pada 17 Agustus   pembentukan peraturan tersebut pada 14 AGustus 1950,
 1950, (Djawa Tengah: Djawatan Penerangan, 1950), hlm.   diumumkan pada 16 Agustus 1950, hlm. 1-3.
 42-4.
 144  Ide Anak Agung Gde Agung, Op.cit., hlm.64
 121  Java Post 19 April 1750; Kedaulatan Rakyat, 25 Maret
 1950.  145  Java Post 19 Djuli 1950, “Negara Kesatuan kini Lantjar”.
 146  Java Post 29 Djuli 1950, “Partai Kiri Tetap Menghendaki
 122  Kedaulatan Rakyat, 28 Maret 1950.
 Amandemen”.
 123  Java Post 28 April 1750.
 147  Geogre McTurnan Kahin, Op.cit., hlm. 643-46. Lihat
 124  Ricklefts, Op.cit., hlm. 488-490.  Soebagio I.N., dkk, Wilopo 70 tahun, (Jakarta: Gunung
 Agung, 1979) hlm. 97. Kahin 643-46; Bibit , Op.cit., hlm.
 125  George McTurnan Kahin, Op.cit., hlm. 639.
 122; Mona Lohanda, Op.cit., hlm. 71. Lihat Lembaran
 126  Ibid., hlm. 640-42.  Negara Nr.56, 1950. berisi tentang keputusan perubahan
 konstitusi sementara RIS menjadi UUDS Republik
 127  Kedaulatan Rakyat, 18 Maret 1950.
 Indonesia. undang-undang tersebut disahkan pada 15
 128  Ide Anak Agung Gde Agung, Dari Negara Indonesia Timur   Agustus 1950, dan diumumkan pada 15 AGustus 1950,
 ke Republik Indonesia Serikat, Yogyakarta: Gadjah Mada   hlm. 1-39.
 University Press, 1985, hlm. 765.
 148  Ide Anak Agung Gde Agung, Op.cit., hlm. 770-71.
 129  Mona Lohanda, Op.cit., hlm.60-1.
 149  Bibit Suprapto, Op.cit., hlm.123.
 130  Lihat Soebagio I.N., dkk, 1979, Wilopo 70 tahun, Jakarta:
 Gunung Agung, hlm. 97; Ide Anak Agung Gde Agung,   150  J.R.Chaniago, Op.cit., hlm. 112.
 Op.cit., hlm. 766.
 151  Java Post 13 Agustus 1950, “Panitya Negara Kesatuan”.
 131  Ide Anak Agung Gde Agung, Op.cit., hlm. 765-66.
 152  Ide Anak Agung Gde Agung, Op.cit., hlm. 771-73.
 132  J.R. Chaniago, Op.cit., hlm. 112; Java Post 31 Mei 1950,
 153  Geogre McTurnan Kahin, Op.cit., hlm. 646.
 “Panitya RI mendapat Mandat Penuh”.
 154  Nieuwe Courant, 12 September 1950.
 133  Java Post 20 Mei 1950.
 155  Nieuwe Courant, 12 September 1951.
 134  Penentang pembentukan negara kesatuan juga berasal
 dari PBI, Partai Buruh Indonesia dengan ketua fraksinya   156  Nieuwe Courant, 9 September 1951.
 Ir.Sukirman yang kemudian keluar adri panitia bersama
 pembentukan negara kesatuan. baginya, Pembentukan   157  Ulf Sundhaussen, Politik Militer Indonesia. 1945-1967, p.
 Negara Kesatuan hanya kelanjutan dari KMB dan tidak   105-106.
 bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran rakyat karena
 158  Java-Bode. 12 September 1950.
 masih terdapat modal asing yang tidak sejalan dengan
 kepentingan rakyat. Lihat Subakir, Skets Parlementer.   159  Java-Bode. 15 September 1950.
 Djakarta: Pena, 1950, hlm. 42.
 160  Nieuwe Courant. 19 Desember 1950.
 135  Mona Lohanda, Op.cit., hlm.62.
 161  Algemeen Dagblad, 23 Desember 1950.
 136  Ide Anak Agung Gde Agung, Dari Negara Indonesia Timur
 ke Republik Indonesia Serikat, Yogyakarta: Gadjah Mada   162  Algemeen Handelsblad, 11 September 1950.
 University Press, 1985, hlm. 767-69.
 163  Lutan, R. (2005). Indonesia and the Asian Games: Sport,
 137  Moh. Tholchah Mansyur, Op.cit., hlm. 42-43  nationalism and the ‘new order’. Sport in Society, 8(3), h. 419.
 138  Java Post 19 Mei.  164  J.R.Chaniago, Op.cit., h. 34.
 139  Java Post 2 Djuni 1950.



                                                                              MOHAMMAD NATSIR
 208  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959
   216   217   218   219   220   221   222   223   224   225   226