Page 226 - Perdana Menteri RI Final
P. 226

tidak keras dan memegang teguh keadilan        lagi ke Solok hingga pindah lagi ke Padang.                             belajar biola dan juga bergabung dengan pandu   erat dengan kaum nasionalis di Bandung lewat
                           dengan tanpa fanatisisme berlebihan. Mungkin   Natsir sendiri tumbuh besar di Alahan Panjang,                          Nationaal Islamiche Padvinderij (Natipij), sebuah   perkumpulan Jong Islamieten Bond (JIB) ataupun
                           hal ini diakibatkan karena pemuda Inggeris ini   tinggal di rumah saudagar kopi sahabat ayahnya                        organisasi kepanduan di bawah Jong Islamieten   lewat pembacaannya terhadap analisis-analisis

                                                                                                                                                                     11
                           bertemu dengannya pada periode demokratis      yang memberikan pinjaman rumah. Saudagar                                Bond cabang Padang.                            kaum nasionalis yang menggunakan pendekatan
                           hidupnya, tetapi tak dapat dipungkiri bahwa    perkebunan kaya raya bernama Sutan Rajo                                                                                Marxist   untuk    mengkritik   kolonialisme
                                                                                                                                                  Karena nilai-nilainya tergolong baik, selepas
                           kepercayaan kuatnya terhadap Islam politik     Ameh yang meminjamkan rumah di tepian                                                                                  Belanda. Natsir membaca buku dan diskusi
                           tidak mendorongnya menjadi sosok yang vulgar,   sungai. Satu rumah untuk keluarga Natsir                               lulus dari MULO Padang, Natsir kemudian        tentang industri gula Jawa di perpustakaan dan
                           fanatis dan penuh rasa benci terhadap orang-   satu lagi untuk keluarganya. Kesaksian ini                              mendapat beasiswa untuk bersekolah di AMS      berdiskusi dengan teman-teman nasionalisnya.
                                                                                                                                                                                                                                          13
                           orang yang dianggapnya sebagai musuh.          disampaikan  Hamdi, cucu  Sutan  Rajo Ameh,                             Bandung jurusan Ilmu Sastra dan Humaniora
                                                                                                                                                  Barat.  Pada  tahun  1927  Natsir  kemudian    Dalam pidato kelasnya, Natsir menolak anggapan
                                                                          yang mengatakan bahwa kakeknya bersahabat
                           Biografi ini akan menelusuri empat periode                                                                             berlayar ke Batavia menuju Bandung, dan untuk   bahwa industri gula telah mensejahterakan rakyat
                                                                                                 8
                                                                          baik dengan ayah Natsir.
                           hidup  dari  sosok  Muhammad Nastir.  Selain
                                                                                                                                                  pertama kalinya, menjejakkan diri di Pulau     Jawa dan sebaliknya ia katakan bahwa penikmat
                           penekanannya sebagai Perdana Menteri, biografi   Natsir sempat mengeyam pendidikan sekolah                             Jawa. Pembelajaran Humaniora Barat ini sangat   utama industri ini adalah kaum kapitalis Barat
                           ini juga akan menekankan ide-ide politiknya    rakyat di Maninjau sebelum akhirnya masuk                               berkesan dalam jiwanya. Di AMS, ia belajar     dan para bupati yang telah meyakinkan rakyat
                           yang sangat penting dalam memahami bukan       ke Hollands Inlandsch School (HIS) Adabiah di                           Bahasa Latin dan berkenalan dengan sosok       untuk menyewakan tanah mereka dengan harga
                           saja posisi politiknya dalam periode Demokrasi
                                                                          Padang. Sekolah dasar partikelir yang didirikan                         filsafat Barat dari zaman Yunani sampai dengan   yang sangat murah. Industri gula ini telah
                           Parlementer (1950-1957) melainkan juga dalam
                                                                          H. Abdullah Ahmad meniru HIS Negeri dan                                 periode pencerahan. Walaupun dekat dengan      mengubah para petani dari kaum yang miskin
                           menjelaskan posisi politik Islam konservatif   diperuntukkan bagi petani, pedagang dan                                 sosok Barat dan mendapatkan pendidikan         tapi bebas menjadi kaum pekerja pabrikan yang
                           masa kini.
                                                                          pegawai  rendahan.  Karena  status  ayah  Natsir                        yang sangat bagus yang membuka jendela yang    terikat dengan upah dan selamanya dibebani
                                                                          yang pegawai rendahan, cita-citanya masuk                               lebar dan pandangan yang dalam akan filsafat   oleh hutang. Gurunya yang menganggap rendah
                           MASA MUDA NATSIR                               HIS Belanda belum tercapai.  Tetapi dari                                Barat,  Natsir  sendiri  tidak  serta-merta  hanyut   siswa  dari  Padang  dan  menunjukkan  ketidak-
                                                                                                        9
                                                                          HIS Padang Natsir akhirnya berhasil masuk
                           Natsir dilahirkan di Alahan Panjang sebuah                                                                             dan mendukung pencerahan Barat beserta         sukaannya terhadap kaum nasionalis ini telah
                           desa kecil yang terletak di Kabupaten Solok,   di HIS Negeri di Solok atas bantuan ayahnya.                            nilai-nilai liberalismenya. Bahkan sebaliknya,   mendorong Natsir untuk mencari jawaban atas
                           Sumatera Barat pada 17 Juli 1903 dari seorang   Ia tinggal bersama keluarga Haji Musa sambil                           Natsir mulai mendapatkan pendidikan sejatinya   ketidak-adilan sistem kolonial dan mendorongnya
                           keluarga juru tulis kontrolir Maninjau bernama   belajar ilmu fikih dan bahasa arab. Selain itu, ia                    melawan pembenaran terhadap kolonialisme       untuk  membuka  matanya  terhadap  analisis
                           Mohammad Idris Sutan Saripado. Ibunya          juga menimba ilmu di madrasah pada sore dan                             dan  imperialisme  Barat  di  AMS,  dengan     nasionalis yang didasari atas kritikan Marxist
                                                                                                                    10
                           bernama Khadijah berasal dari keturunan        malam  hari bersama Tuanku  Mudo  Amin.                                 menggunakan pemahamannya terhadap filsafat     terhadap kolonialisme dan imperialisme. Dimasa
                           Chaniago. Ia mempunyai tiga saudara kandung    Pada tahun 1920, Natsir berpindah ke Padang                             dan tradisi ilmu Barat itu sendiri.            tuanya, Natsir berterima kasih atas guru itu yang
                                                                                                                                                                               12
                           masing masing bernama Yukinan, Rubiah dan      untuk tinggal bersama kakaknya, Rubiah.                                                                                menunjukkan secara mentah-mentah hubungan
                                     7
                           Yohanusun.   Keluarga Natsir sebagaimana       Di Padang ini kembali Natsir melanjutkan                                Hubungan kolonialisme bagi Natsir muncul       kolonial dalam bentuk paling pribadi.
                           keluarga  Minang     lainnya  taat   dalam     bersekolah di HIS Negeri sampai tuntas pada                             dalam hubungan guru-murid yang merupakan
                           menjalankan ajaran agama Islam. Ayahnya        1923. Selepas lulus HIS di Padang pada 1923,                            hubungan kekuasaan yang asimetris dan vertikal.   Di masa AMS inilah Natsir muncul dengan
                           sebagai pegawai rendahan Pemerintah Belanda    Natsir kemudian melanjutkan sekolah ke Meer                             Natsir mengingat sosok guru AMS yang tidak     fondasi  kepercayaan  nasionalisme  yang  kuat.
                           sering pindah lokasi dinas. Hal tersebut       Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) Padang                                menyukainya dan tidak simpatis terhadap        Walaupun  sendiri bukan seorang petani gula
                           mempengaruhi tempat belajar Natsir yang        hingga selesai pada tahun 1927. Selama di                               pergerakan nasionalis. Dalam kelas geografi    di Jawa, ia merasakan betapa sedihnya ditekan
                           berpindah-pindah dan sering dititipkan pada    MULO inilah Natsir mendapat beasiswa sebesar                            ekonomi, Natsir memilih topik ‘pengaruh        oleh kekuasaan luar dan pandangan rendah
                           sanak saudara. Ayah Natsir pernah dipindah     dua puluh rupiah per bulan dari pemerintah                              perkebunan dan pabrik gula terhadap rakyat     kaum kolonialis terhadap semua kaum pribumi.
                           ke Makassar pada 1918. Kemudian dipindah       Belanda. Selama berada di MULO juga, Natsir                             Jawa.’ Pada masa ini, ia telah membina hubungan   Walaupun Natsir bukan orang Jawa, dia mampu





                           214   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  215
   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230   231